sejarah singapura

Singapura sebagai negara yang cukup dikenal di kawasan Asia dengan luas wilayahnya tidak begitu luas. Sejarah Singapura mulai berdiri awalnya dengan sebutan Pu-Lo-Chung, istilahnya seringkali disamakan dengan keberadaan Pulau Ujung sebab Singapura mempunyai letak di Ujung Selatan Semenanjung Malaya.

Baca Juga Artikel Singapura Lainnya dari Transfez

Cara Top Up Saldo di Aplikasi Transfez Singapura
Mengenal Tradisi Singapura
Makna Lambang Negara Singapura
Arti Bendera Singapura dan Sejarahnya
Daftar Pemimpin Singapura
Keuntungan Tinggal di Singapura
Daftar Makanan Khas Singapura

Menelisik sejarah yang ada, Singapura berdiri di atas pemerintahan Pu-Lo-Chung pada abad ke 11. Ada catatan yang menyebutkan bahwa berdirinya negara Singapura ini dilakukan oleh Sang Nila Utama yakni seorang pangeran yang berasal dari Kerajaan Sriwijaya.

Sejarah Singapura

sejarah singapura

Dengan mengenal Singapura lebih jauh artinya harus melihat bagaimana sejarah proses terbentuknya sebagai negara. Berikut inilah sejarah dari negara Singapura yang dapat kamu ketahui dan pelajari:

Sebelum abad ke 19

Dengan melihat catatan pertama pada pemukiman di Singapura yang asalnya dari abad ke 2 Masehi. Singapura sebagai pulau yang merupakan pos luar dari Kerajaan Sriwijaya letaknya di Sumatera dengan nama Temasek, jika diartikan dalam bahasa Jawa berarti kota laut.

Di antara abad ke 16 dan 19, negara Singapura sebagai bagian dari Kesultanan Johor. Setelahnya tahun 1613 terdapat perompak dari Portugis yang membakar area pemukiman warga di mulut Sungai Singapura dan keberadaan pulau tidak lagi diperhatikan hingga 2 abad.

Bergantian menjamah Tumasik

Pada saat itu, sejarah Singapura Tumasik merupakan wilayah yang sempat ditaklukkan oleh Kerajaan Sriwijaya dengan pusatnya di Palembang. Akan tetapi terdapat serangan yang berasal dari Kerajaan Chola atau India dan menjadikan Kerajaan Sriwijaya hancur berantakan.

Dengan begitu Pangeran Sang Nila Utama kemudian melarikan dirinya ke daerah Tumasik dan ia sebagai raja kecil di sana yang mempunyai gelar Sri Tri Buana. Hingga pada akhirnya Tumasik jatuh lagi ke tangan Kerajaan Majapahit oleh raja kedua yaitu Sri Prikama Wira dan berkuasa tahun 1357 sampai 1362.

Tumasik di Tangan Kerajaan Majapahit

Nama dari daerah Tumasik sendiri telah ada di dalam Kitab Negarakertagama yang menjadi wilayah taklukan dari Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk di atas Sumpah Palapa dan diucapkan oleh Mahapatih Gadjah Mada.

Daerah Tumasik ini dulunya juga sempat terlepas dari kendalinya pemerintahan Majapahit yang tengah mengalami polemik pada sistem internalnya. Dengan situasi seperti itu kemudian dimanfaatkan oleh Kerajaan Ayutthaya yang berasal dari Siam Thailand dan menjadi pemilik barunya daerah Tumasik.

Perebutan wilayah Tumasik sebagai Sejarah Singapura

Tidak berhenti di situ, Majapahit tetap tidak mau menyerah dan melakukan upaya untuk merebut Tumasik dan akhirnya berhasil pada tahun 1390. Hingga pada akhirnya terjadi perang saudara dengan nama Perang Paregreg tahun 1405 mampu melemahkan kondisi Kerajaan Majapahit dan sepeninggal Hayam Wuruk.

Pada tahun yang sama pula, datang kekuatan baru berada di Semenanjung Malaya dan berdiri Kesultanan Malaka yang kemudian mengambil alih kekuasaan di wilayah Tumasik. Sementara itu, Kerajaan Majapahit mengalami keruntuhan yang cukup besar dan tidak mampu berbuat apa-apa.

Baca Juga Cara Kirim Uang dengan Mudah ke Berbagai Negara

Cara Kirim Uang ke United Kingdom
Cara Kirim Uang ke Rusia
Cara Kirim Uang ke Jerman
Cara Kirim Uang ke Belanda
Cara Kirim Uang ke Prancis
Cara Kirim Uang ke Spanyol
Cara Kirim Uang ke Amerika Serikat
Cara Kirim Uang ke Singapura
Cara Kirim Uang ke Cina

Kekuasaan Kesultanan Malaka runtuh

Wilayah Tumasik yang dikuasi oleh Kesultanan Malaka tidak dapat berlangsung lama. Tahun 1551, kekuasaan dari Kesultanan Malaya akhirnya runtuh karena disebabkan oleh serangan yang dilakukan oleh Portugis.

Namun sebelumnya, telah berdiri kesultanan baru yang berada di Johor dan dipimpin oleh Pangeran Malaka dengan nama Alauddin Syah. Ia merupakan pewaris dari Malaka, Kesultanan Johor kemudian mengklaim kepemilikan atas tanah Tumasik.

Perang Kesultanan Johor dan Portugis

Tidak bisa aman dan tenang begitu saja, Kesultanan Johor harus menghadapi langsung Portugis. Keduanya ini sebenarnya sudah terlibat polemik dalam waktu yang cukup lama.

Puncak atas perseteruannya saat orang Portugis melakukan pembakaran permukiman rumah penduduk di Sungai utama Tumasik. Peristiwa sejarah Singapura itulah yang menjadikan Tumasik luluh lantak dan kemudian diabaikan, kejadiannya berlangsung tahun 1631.

Kedatangan Inggris ke Tumasik

Tumasik sebagai wilayah yang diperebutkan olah berbagai kerajaan besar dan tidak ada lagi yang tertarik setelah peristiwa pembakaran besar oleh Portugis. Setelahnya Tumasik menjadi tempat perkelahian antar perompak untuk merebutkan harta rampasannya.

Pada akhirnya datang orang dari EIC atau East Indian Company dari Britania Inggris pimpinan Thomas Stamford Raffles tahun 1819. EIC datang untuk mencari tempat di kawasan Selat Malaka yang akan menandingi Belanda menguasai negara seberang.

Inggris membayar temenggung membangun pos dagang

Tumasik hanya dihuni oleh keluarga temanggung dari Johor dan Inggris membayarnya agar diberikan ijin membangun pos dagang di wilayah itu serta mendapatkan hak monopoli. Raffles menjalin hubungan kerjasama dalam sebuah perjanjian bersama pewaris Kesultanan Johor agar membantu untuk merebut tahta dan ada perbaruan pergantian hingga Tumasik jatuh ke Inggris.

Terdapat imbalan uang tunjangan setiap tahun yang jumlahnya sangat besar untuk penguasa baru Johor tersebut. EIC juga mengangkat sebagai pimpinan boneka yang beralih rupa sebagai Singapura.

Perundingan Inggris dengan Belanda

Sejarah Singapura, Inggris melakukan perundingan dengan Belanda tahun 1824 yang kesepakatannya Kepulauan Melayu dibagi dua yaitu kawasan utara ada Pulau Pinang, Singapura dan Melaka untuk Inggris. Sementara itu Belanda menguasai kawasan Selatan.

Tumasik menjadi Singapura yang modern

Tumasik yang hancur akhirnya berkembang pesat sebagai Singapura yang menjadi kota modern dan mempunyai peran sebagai kawasan strategis. Kekuasaan Inggris akhirnya berakhir tahun 1942 karena kemenangan Jepang dan diserahkan pada Dai Nippon yang mengubah namanya Shonanto.

Namun Jepang hanya sebentar menguasai Singapura dan kemudian diserahkan kembali tahun 1945 ke Inggris. Pada tahun 1955 mengadakan pemilu pertama dan dimenangkan oleh pro kemerdekaan yakni David Saul Marshall dan meminta kemerdekaan secara penuh pada Britania, namun ditolak.

Pemerintah otonomi tidak berjalan dengan baik

Britania terkesan mengabaikan Singapura dan memutuskan untuk melepaskan diri dari Inggris dan bergabung ke Federasi Malaysia. Namun belum lama banyak kerusuhan terjadi antar etnis dan melakukan sidang dengan hasil mendepak Singapura.

Hingga pada akhirnya tahun 1965, Singapura berdiri sendiri sebagai negara  merdeka. Negara yang sempat terbuang kini menjadi negara makmur di dunia.

Demikianlah penjabaran mengenai sejarah Singapura yang dapat kamu pelajari. Semoga bermanfaat.

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Transfez Bisnis juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

play store small
app store small

Instagram