[:id]Mata uang dirham[:]

Mata uang dirham adalah alat transaksi berbentuk koin dengan bahan dasar perak. Penggunaan bentuk mata uang ini telah dikenal sejak lama bahkan telah ribuan tahun digunakan. Sepanjang sejarah peradaban manusia, ada banyak peradaban yang menggunakan dirham sebagai mata uangnya seperti Yunani dan peradaban Islam meski secara nama tidak selalu dirham tetapi bahan bakunya tetaplah perak.

Mata Uang Dirham dan Dinar

Selain mata uang dirham, peradaban manusia juga mengenal mata uang dinar. Berbeda dengan dirham yang berbahan baku perak, dinar dibuat dengan bahan baku berupa emas. Kedua jenis uang ini telah berumur ribuan tahun dan pada masa kejayaannya, mata uang tersebut boleh dibilang sebagai mata uang internasional.

Mata uang dirham

Meski tidak lagi berada dalam masa kejayaan, bukan berarti kedua mata uang tersebut telah punah sepenuhnya dari peradaban manusia. Tercatat, ada beberapa negara di dunia yang masih menggunakan mata uang dirham dan dinar sebagai alat tukar yang sah di negaranya. Untuk kali ini, pembahasan akan terbatas pada negara mana saja yang masih menggunakan dirham sebagai alat transaksi dalam negerinya dan berikut adalah tiga di antaranya:

Uni Emirat Arab

Salah satu negara yang masih menggunakan dirham adalah Uni Emirat Arab. Negara kaya minyak yang berdiri pada tahun 1971 ini menggunakan Dirham Uni Emirat Arab dengan kode mata uang AED sebagai alat transaksi yang sah dalam negerinya.

Jika dikonversikan ke rupiah, 1 Dirham Uni Emirat Arab memiliki nilai sekitar tiga ribu sekian sampai empat ribu sekian rupiah. Nilai mata uangnya sendiri bersifat fluktuatif mengingat sistem kurs mengambang yang digunakan oleh Uni Emirat Arab.

Maroko

Negara lain yang juga menggunakan dirham sebagai alat tukar yang sah di dalam negerinya adalah Maroko. Negara yang memiliki logo bintang di dalam benderanya ini merdeka pada tahun 1956 dan memilih Dirham Maroko sebagai alat transaksinya. Dirham Maroko sendiri memiliki kode mata uang MAD.

Nilai mata uang Dirham Maroko ini jika dikonversikan ke dalam rupiah memiliki nilai sekitar seribu sekian sampai dengan dua ribu sekian rupiah per satu Dirham Maroko. Sama seperti Uni Emirat Arab, Maroko juga menggunakan sistem kurs mengambang sehingga nilai mata uangnya pun juga fluktuatif.

Sahara Barat

Selain Uni Emirat Arab dan juga Maroko, ada juga negara lain yang memakai dirham sebagai mata uang negaranya. Negara tersebut bernama Western Sahara atau kalau dalam Bahasa Indonesia bisa disebut sebagai Sahara Barat. Secara geografis, negara ini berbatasan dengan Maroko di sebelah utaranya.

Tidak seperti Uni Emirat Arab dan Maroko yang memiliki mata uang negaranya sendiri, Sahara Barat menggunakan mata uang Maroko yakni Dirham Maroko sebagai mata uang dalam negerinya. Sebagai catatan, Sahara Barat bukanlah satu-satunya negara yang menggunakan mata uang negara lain sebagai mata uang dalam negeri.

Beberapa negara lain di dunia juga melakukan hal serupa seperti yang dilakukan oleh Ekuador yang memakai Dollar Amerika sebagai mata uang dalam negerinya.

Mata uang dirham ternyata masih digunakan oleh beberapa negara di dunia. Meski sudah tidak sejaya dulu, nama dirham tetap eksis di peradaban manusia.

Instagram