Investasi Saham Syariah Tetap Untung Tanpa Unsur Non Halal

Investasi saham syariah merupakan instrumen investasi dengan penerapan dalam menggunakan sistem syirkah atau penyertaan modal yang telah difokuskan pada kesepakatan serta tanggung jawab secara bersama antara kedua belah pihak. Investasi jenis ini mengacu pada ajaran agama Islam dengan menjalankan produk halal.

Baca Juga Artikel Tentang Investasi Lainnya dari Transfez

Cara Investasi Saham Luar Negeri
Cara Memulai Investasi Properti Rumah Kontrakan
Cara Memulai Investasi untuk Pengantin Baru
Cara Memulai Investasi dari Nol
Investasi untuk Kaum Muda dalam Mempersiapkan Masa Depan
Tips Memilih Manajer Investasi
Investasi Saham Aktif dan Pasif

Pada umumnya investasi saham adalah aktivitas untuk pengelolaan instrumen keuangan yang bisa memberi imbal hasil pada investor. Sehingga tidak jauh berbeda dengan saham syariah yang lebih mengusung sistem dan syarat sesuai syariah agama.

Apa Itu Investasi Saham Syariah?

Investasi Saham Syariah Tetap Untung Tanpa Unsur Non Halal

Saham syariah merupakan salah satu jenis saham yang tidak menentang adanya prinsip di pasar modal syariah. Saham yang satu ini sangat cocok digunakan saat ingin memulai kegiatan investasi saham sebab sudah ada aturan di UU dan peraturan OJK sehingga aman untuk dipilih.

Sistem dari saham syariah termasuk pada kegiatan syirkah yakni penyertaan modal dengan menggunakan hak bagi hasil untuk mendapatkan keuntungannya. Saham syariah juga sebagai bukti penyertaan modal dari pihak investor pada perusahaan dan mendapatkam bagi hasil keuntungan dalam bentuk dividen.

Daftar Saham Syariah

Sekarang ini keberadaan jenis saham syariah telah terdaftar di indeks saham di Bursa Efek Indonesia dan Daftar Efek Indonesia. Namun setiap daftar saham syariah mengalami banyak perubahan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan peraturan yang ada.

Inilah beberapa daftar dari saham syariah yang dapat diketahui pada tahun 2021 lalu:

1. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk 
2. Chandra Asri Petrochemical
3. Telkom Indonesia Persero
4. United Tractors Tbk
5. Adaro Energy Tbk
6. Unilever Indonesia Tbk
7. Wijaya Karya Tbk
8. Ace Hardware Indonesia Tbk
9. AKR Corporindo Tbk
10. PP Persero Tbk
11. Bukit Asam Tbk
12. Pakuwon Jati Tbk
13. Barito Pacific Tbk
14. Semen Indonesia Persero Tbk
15. Charoen Pokphand Indonesia Tbk
16. XL Axiata Tbk
17. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
18. Kalbe Farma Tbk
19. Media Nusantara Citra Tbk
20. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, dll.

Indeks Saham Syariah

Tidak hanya terdapat daftar saham JII atau Jakarta Islamic Index namun juga tersedia investasi saham syariah yang ada di pasar modal. Adapun untuk daftar dari saham syariah berikut ini:

1. Jakarta Islamic Index atau JII

Indeks pertama yang memiliki saham syariah merupakan Jakarta Islamic Syariah. BEI telah melakukan dan membuat penentuan atas seleksi saham syariah yang masuk dalam unsur JII.

2. IDX-MES BUMN 17

IDX-MES BUMN 17 merupakan salah satu indeks yang berguna untuk mengukur kinerja pada harga 17 emiten saham syariah BUMN. Afiliasi dari adanya indeks saham yang satu ini mempunyai likuiditas dan juga berkapitalisasi pasar cukup besar.

Selain itu didukung oleh fundamental positif emiten. IDX-MESS BUMN 17 merupakan hasil dari bentuk kerjasama antara BEI dan perkumpulan MES.

3. Indeks Saham Syariah Indonesia

Indeks Saham Syariah Indonesia atau ISSI merupakan jenis dari indeks investasi saham syariah gabungan yang sudah terdaftar di BEI. Indeks ini telah diluncurkan pada 12 Mei 2011 dan menjadi parameter kinerjanya pasar saham syariah yang ada di Indonesia.

Akan tetapi indeks saham yang satu ini, BEI tidak melakukan seleksi untuk saham syariah seperti indeks yang lain. Sebab untuk beberapa indeks harus melalui tahapan seleksi terlebih dahulu.

Lihat Juga Video Cara Mudah Melakukan Pengiriman Uang Ke Luar Negeri

Syarat Investasi Saham Syariah

Tidak semua jenis saham masuk dalam golongan saham syariah. Dalam hal ini terdapat 2 jenis saham syariah yang telah diakui oleh pasar modal Indonesia.

Saham syariah yang sudah tercatat pada emiten ataupun perusahaan berdasarkan dengan peraturan OJK Nom. 17/PJOK.04/2015. Lalu syarat kedua yakni saham yang sudah memenuhi kriteria serta penerbitan Daftar Saham Syariah, inilah kriteria pada setiap jenis saham syariah:

1. Emiten Dilarang Berkegiatan Usaha

Sebagai perusahaan yang menjalankan saham syariah maka perlu mengetahui beberapa kegiatam yang dilarang. Hal ini dikarenakan saham syariah mengacu pada ajaran agama dan tidak tergabung pada semua produk non halal.

Adapun untuk beberapa kegiatan yang tidak diperbolehkan dilakukan oleh perusahaan atau emiten di antaranya:

• Perjudian atau kegiatan yang sejenis
• Perdagangan yang telah dilarang berdasarkan dengan ajaran syariah agama Islam
• Melakukan transaksi jual beli dengan risiko yang sifatnya tidak pasti atau bsia dikatakan dengan judi
• Memproduksi, menyediakan hingga melakukan distribusi barang non halal
• Melakukan kegiatan transaksi yang sifatnya suap ataupun ada unsur tindak kejahatan korupsi

2. Emiten Harus Memenuhi Rasio Keuangan

Investasi saham syariah yang hanya menjalankan produk halal memang perlu meneliti dari segala aspek keuangan pada perusahaan yang tengah beroperasi. Saham syariah hanya mengacu pada tatanan syariah agama dan tidak melenceng.

Namun dalam pemilihan saham syariah ini harus memenuhi rasio keuangan. Berikut inilah beberapa rasio keuangan yang dapat perlu diperhatikan dengan baik:

• Jumlah hutang dengan basisi bunga kurang dari 1 ataupun sama dengan 45 persen dari totalnya aset
• Jumlah dari pendapatan bunga dan pendapatan non halal lain kurang dari ataupun sama dengan 100 persen dari revenue atau total pendapatan usaha.

Tips Memilih Saham Syariah

Dalam terjun di dunia saham harus memastikan bahwa saham tersebut syariah ataupun konvensional. Sebab dalam saham syariah tidak boleh ada unsur yang berhubungan dengan kegiatan non halal.

Berikut beberapa pertimbangan dalam memilih saham syariah agar tetap aman dan menguntungkan:

• Mengenali saham yang akan diinvestasikan
• Memastikan bahwa saham bebas dari adanya praktik yang tidak sesuai dengan ajaran pada agama Islam
• Mendatangi langsung perusahaan sekuritas untuk mendapatkan informasi secara pasti bukan hanya gambaran

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Transfez Bisnis juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

play store small
app store small

Demikianlah beberapa uraian mengenai investasi saham syariah yang banyak ditemukan dan bisa menjadi pilihan menguntungkan. Akan tetapi sebagai investor harus memastikan dengan baik bahwa saham tersebut tidak ada unsur non halal ataupun kegiatan yang bertolak belakang dengan syariat agama.

Instagram