pengertian remittance definisi jenis komponen

Pernahkah kamu mendengar istilah remitansi atau dalam bahasa Inggris disebut remittance? Sebenarnya apa pengertian remittance itu? Apakah kamu sudah tahu? Jika belum, simak selengkapnya dalam artikel singkat yang satu ini.

Pengertian Remittance

Secara harfiah, remittance atau remitansi bisa diartikan pengiriman uang. Adapun secara istilah, remittance adalah pengiriman uang dari satu pihak ke pihak yang lain dan umumnya, pengiriman yang dilakukan tersebut melintasi batas negara.

Kegiatan remittance sendiri sudah berlangsung sejak lama sekali yang mana juga didukung oleh munculnya fenomena buruh migran. Sebagaimana yang terjadi di Amerika Serikat sendiri yang mana sejak abad ke 20 sudah marak berlangsung transaksi yang melibatkan remitansi di mana banyak pendatang dari India, Filipina, dan banyak negara lainnya yang bekerja di Amerika Serikat dan mengirimkan uang mereka ke keluarganya yang berada di negara asal.

Salah satu perusahaan penyedia layanan kirim uang ke luar negeri, Western Union, sendiri telah berdiri sejak abad ke 19 dan telah melayani pengiriman uang sejak tahun 1871. Kini, kegiatan pengiriman uang ke luar negeri telah menjadi sangat besar. Tercatat pada tahun 2020 saja total uang yang dikirim melintasi batas negara, menurut data Bank Dunia, menyentuh angka 540 miliar USD!

Jenis Remittance

Setelah membahas pengertian remittance, kini kita membahas jenis-jenisnya. Berdasarkan tujuannya, remittance dibagi menjadi dua yaitu outward remittance dan inward remittance.

Outward remittance

Outward remittance adalah pengiriman uang ke luar negeri. Contohnya adalah saat ada orang tua di Indonesia mengirimkan uang untuk anaknya yang sedang berkuliah di Jerman. Pengiriman uang ke luar negeri yang dilakukan oleh orang tua tadi adalah contoh dari outward remittance.

Inward remittance

Jika outward remittance adalah pengiriman uang ke luar negeri, sebaliknya, inward adalah kegiatan menerima uang yang dikirim dari luar negeri. Contohnya adalah seorang pelajar Indonesia yang sedang berkuliah di Belanda menerima uang yang dikirim oleh orang tuanya yang ada di Indonesia.

Komponen Remittance

Berbeda dengan transfer uang dalam negeri yang biasanya hanya melibatkan antara pengirim dan penerima saja. Remitansi melibatkan lebih banyak pihak dalam aktivitasnya seperti bank pengirim dalam negeri dan bank penerima yang berada di luar negeri. Berikut adalah beberapa komponen yang biasa ditemukan dalam kegiatan remitansi.

Beneficiary

Beneficiary adalah pihak yang namanya terdapat dalam formulir layanan remitansi. Pihak beneficiary inilah yang berhak menerima uang yang dikirimkan oleh pengirim. Misalnya orang tua Ahmad mengirimkan uang untuk Ahmad yang sedang bersekolah di Mesir. Di situ Ahmad bertindak sebagai beneficiary.

Beneficiary Bank

Jika beneficiary adalah pihak penerima yang sah, maksud dari beneficiary bank adalah bank penerima yang ditunjuk oleh bank yang mengirimkan uang dari negeri seberang. Misalnya orang tua Ahmad mengirimkan uang ke luar negeri melalui Bank A. Kemudian Bank A menunjuk bank C yang berada di negara penerima maka di situ bank C bertindak sebagai beneficiary bank.

Selain kedua komponen di atas, masih ada komponen lain yang biasa ditemukan seperti Remitting Bank dan juga Correspondent Bank. Remitting bank merupakan bank yang menyediakan layanan remittance. Bank tersebutlah yang memiliki tugas mengirimkan uang dari pengirim ke penerima. Sedangkan Correspondent Bank merupakan bank yang ditunjuk sebagai perantara antara remitting bank dan beneficiary bank.

Demikian tadi pengertian remittance mulai dari definisi, jenis, dan juga komponen yang terdapat dalam remitansi. Layanan remittance sendiri makin hari makin berkembang di mana kini sudah ada layanan remitansi yang dapat diakses tanpa perlu keluar rumah sebagaimana yang disediakan oleh Transfez.

Instagram