Perbedaan Investasi Saham Aktif dan Pasif

Saham memang mempunyai resiko yang terbilang sangat tinggi namun peminatnya justru semakin meningkat pesat. Hal ini dikarenakan juga bisa memberikan return atau keuntungan yang sangat tinggi hingga menggiurkan para investor.

Dalam melakukan investasi terdapat dua jenis yang bisa kamu ketahui yakni saham aktif dan pasif. Keduanya mempunyai perbedaan meskipun masih menjadi dalam lingkup investasi yang sama.

Perbedaan dari Saham Aktif dan Pasif

Dari dua jenis investasi yang banyak digunakan oleh kalangan masyarakat dengan keuntungan menjanjikan. Meskipun sebagai investor harus siap dengan segala resiko yang ada nantinya.

Berikut inilah beberapa perbedaan dari investasi aktif dan pasif yang bisa kamu ketahui sebelum memilihnya:

Cara investor melakukan pendekatan

Investor mampu mengatur kinerja atas portofolio investasi yang dilakukanya sendiri sehingga kecil kemungkinan untuk menerima kerugian atas investasinya. Pendekatan yang dapat dilakukan oleh investor aktif yakni pendekatan secara langsung yang menggunakan pergerakan pada harga saham untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Sementara itu untuk investasi pasif justru kebalikannya tidak banyak menyetorkan uang sebab investor tidak asal beli yang hanya sekilas nampak menguntungkan. Secara keseluruhannya investor pasif selalu berharap mendapatkan keuntungan secara penuh dari modal yang sedikit dan keuntungannya berupa bonus, rewards, penjualan dan lainnya.

Dari siapa pihak yang cukup agresif

Investasi aktif sangat agresif jika dibandingkan dengan investasi pasif. Manajer investasi bisa mendapatkan informasi terkini dari klien agar bisa tetap up to date dengan berita terbarunya dan melakukan strategi investasi agar bisnisnya lancar.

Sementara itu untuk investor pasif biasanya lebih suka main cantik aja dengan melakukan pembelian penuh pertimbangan bukan waktu harga turun terus hajar beli. Namun mereka akan banyak melakukan analisa terhadap kemungkinan yang akan terjadi pada pergerakan untuk beberapa tahun ke depan.

Baca Juga Artikel Lain Tentang Program Studi dan Universitas

Daftar Jurusan Kuliah University of Cambridge
Daftar Jurusan Kuliah di Stanford University
Daftar Jurusan Kuliah di Harvard University
Daftar Jurusan Kuliah Tsinghua University
Daftar Program Studi di University of Edinburgh
Daftar Jurusan Kuliah University of Tokyo (UTokyo)
Daftar Jurusan Kuliah Nanyang Technological University (NTU)

Tingkat ketelitian sebagai pengamat pasar

Investor aktif setiap hari pasti berusaha untuk melakukan pengamatan pada pergerakan di pasar modal agar mengetahui harga yang cocok sesuai kebutuhan. Pengamatan seperti ini berguna untuk meminimalisir adanya kesalahan ketika melakukan investasi seperti cut loss.

Sementara untuk investasi pasif sangat berbeda dengan aktif, keputusan dalam membeli dan menjual berdasarkan dari analisis. Sebab biasanya hal ini untuk investasi jangka panjang seperti halnya blue chip atau yang lainnya.

Kebiasaan dalam mencari beragam informasi

Sebagai investor memang suatu hal yang sangat penting memiliki informasi banyak guna meminimalisir terjadinya kerugian. Informasi menjadi dasar untuk melakukan pembelian terlebih jika ada indikasi adanya penurunan harga saham yang signifikan.

Investor aktif mempunyai peran untuk melakukan pembelian dengan modal besar dalam melakukan pemborongan saat harga turun. Sedangkan investor pasif tidak ambil terhadap informasi yang tersedia karena mereka mengharapkan keuntungan yang tidak sebesar investor aktif dan keuntungan dari pembagian dividen atau emiten.

Jangka waktu melakukan investasi

Investor aktif bisanya lebih memilih untuk investasi jangka pendek maka tidak heran jika sering memantau pergerakan harga setiap saat. Jika harganya turun maka investor bisa mengetahui persentase kerugiannya dan investor aktif akan melakukan penjualan di bursa efek.

Hal ini tentun sangat berbeda dengan investor pasif yang cenderung akan membiarkan saham bertumbuh kembang seiring berjalannya waktu. Akan tetapi investasi pasif juga bisa menjual seluruh slot miliknya dengan catatan sudah mendapatkan keuntungan secara maksimal.

Baca Juga Cara Kirim Uang dengan Mudah ke Berbagai Negara

Cara Kirim Uang ke United Kingdom
Cara Kirim Uang ke Rusia
Cara Kirim Uang ke Jerman
Cara Kirim Uang ke Belanda
Cara Kirim Uang ke Prancis
Cara Kirim Uang ke Spanyol
Cara Kirim Uang ke Amerika Serikat
Cara Kirim Uang ke Singapura
Cara Kirim Uang ke Cina

Biaya operasional investasi

Kegiatan melakukan pembelian dan penjualan terdapat biaya operasional untuk membayarkan fee platform yang menjadi tempat transaksi. Makin aktif investor bertransaksi maka makin besar pula biaya untuk operasionalnya.

Sementara biaya operasional yang dibutuhkan oleh investor pasif tidak besar karena jarang sekali melakukan transaksi jual beli. Jikalaupun membeli maka cenderung memilih blue chips yang mana tidak hanya memberi dividen banyak namun juga mendapatkan perlindungan dari kegiatan bisnis menjadi selalu terjaga.

Manajemen pajak saham

Perbedaan yang lainnya yakni berhubungan dengan manajemen pajak, bagi investasi aktif juga mempunyai manajemen pajak yang sangat tinggi. Sehingga membutuhkan strategi tentang investasi mana yang lebih dulu harus dijual agar tidak rugi besar sebagai langkah untuk menyeimbangkan pajak.

Sementara untuk investasi pasif akan lebih memilih manajemen pajak yang mana tidak terlalu kompleks. Sehingga nantinya tidak memberatkan dan lebih mudah untuk efisiensi pajaknya.

Perbedaan tingkat pengembalian

Perbedaan lain yang pada investasi aktif dan pasif yakni tingkat pembeliannya, investasi aktif mempunyai tingkat pengembalian lebih tinggi jika dibandingkan dengan pasif. Hal ini dikarenakan fokus pengembaliannya secara basolut serta mempunyai tujuan dalam mengalahkan pasar.

Tidak sama dengan investasi pasif yang mana tingkat pengembaliannya relatif rendah jika dibandingkan dengan investasi aktif. Penyebabnya yakni investor pasif kurang leluasa dalam menyesuaikan diri dengan kinerja pasar serta indeknya puncak, meski bisa mengalahkan pasar namun pengembalianya tidak besar.

Persoalan proteksi

Dari keduanya memiliki proteksi atau perlindungan yang berbeda, investasi aktif lebih terlindungi sebab investornya bisa melakukan proteksi dengan strategi. Seperti halnya melakukan penjualan pada investasi jangka pendek ataupun keluar dai sektornya dengan menerima resiko tinggi.

Sedangkan strategi yang digunakan oleh investasi aktif tidak dapat diaplikasikan pada investasi pasif. Sebab perlindungan untuk investasi pasif cukup rendah karena investornya hanyalah bermain yang mana bisa dilacak pada indeks tanpa adanya pertimbangan.

Memilih Saham Aktif atau Pasif?

Jika diberikan pilihan untuk memilih investais aktif ataupun pasif, bagaimana menurut kamu? Baik itu investor aktif maupun pasif keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kamu dapat menyesuaikan dengan pilihanmentalmu dalam melakukan investasi serta fleksibilitas waktunya. Jika mental kamu kuat dan mempunyai waktu yang cukup banyak bisa menjadi investor aktif karena harus memantau informasi setiap saat, begitupun sebaliknya.

Itulah tadi pembahasan tentang perbedaan dari saham investasi aktif dan pasif. Keduanya dapat kamu pilih dengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya.

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Transfez Bisnis juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs.

Download Aplikasi Transfez di Android
Download Aplikasi Transfez di iOs

Lihat Juga Video Cara Mudah Kirim Uang Ke Luar Negeri

Instagram