startup unicorn di singapura

Startup Unicorn di Singapura memang sekarang ini sudah menjamur dan bahkan keberadaannya sangat laris negara lain Salah satunya di Indonesia. Singapura merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang mempunyai beberapa perusahaan startup ternama.

Baca Juga Artikel Singapura Lainnya dari Transfez

Cara Top Up Saldo di Aplikasi Transfez Singapura
Mengenal Tradisi Singapura
Makna Lambang Negara Singapura
Arti Bendera Singapura dan Sejarahnya
Daftar Pemimpin Singapura
Keuntungan Tinggal di Singapura
Daftar Makanan Khas Singapura

Startup yang ada di Singapura ada yang beberapa sudah menyandang status Unicorn atau startup yang mempunyai nilai valuasi hingga 1 miliar dolar Amerika Serikat. Beberapa start up Singapura yang baru-baru ini menyandang status Unicorn adalah Carousell, Nium, Caro dan patsnap.

Daftar Startup Unicorn di Singapura

startup unicorn di singapura

Singapura memiliki kemampuan dalam mengelola startup yang tidak terlepas dari dua hal yakni kemudahan dalam menjalankan bisnis dan kemampuannya enterpreneurship yang baik dari masyarakatnya itu sendiri.

Lihat Juga Video Mudahnya Menggunakan Aplikasi Transfez Singapura

Tidak heran jika keberadaan perusahaan besar start up cukup banyak dihadirkan oleh negara Singapura dan berkembang di negara-negara lain.

Berikut inilah beberapa daftar startup yang menyandang status Unicorn berasal dari Singapura yang sangat famous di negara lain:

1. Carousel

Carousel Merupakan startup Unicorn di Singapura yang baru saja hadir setelah mengumpulkan dananya sebesar US$100 juta dan menjadi aplikasi mobile yang menawarkan konsep kerja berjualan sangat mudah yakni melakukan pengambilan foto serta membeli dengan mudah seperti mengobrol.

Perusahaan startup yang telah menyandang status Unicorn ini ini berdiri sejak Mei 2012 dan dimulai di negara Singapura namun saat ini sudah mengalami perkembangan di beberapa Asia negara salah satunya Indonesia.

Kali ini carousel telah memiliki nilai sebesar US$900 juta Atau setara dengan 12,8 Triliun dalam putaran pendanaan di puncak masa pandemi yakni tahun 2020 dengan dibalik pertumbuhan dari Unicorn yang satu ini adalah Siu Rui Quek.

2. Nium

Startup Unicorn di Singapura yang sangat potensial dan didukung pendanaanya oleh MDI ventures dan belum lama ini perusahaan ini sudah jumlah pendanaannya sebagai US$200 juta di putaran seri D dengan membawa pimpinan oleh investor teknologi basis di AS, Riverwood Capital.

Dengan adanya tambahan pendanaan pada seri D, membuat Nium sudah mengumpulkan US$300 jutadan bahkan sudah mencatat valuasi di atas US$ 1 miliar.

Hal ini membuat buat startup yang menyandang status Unicorn di Singapura ini sebagai pembayaran B2B pertama dari Asia Tenggara.

Dengan adanya pendanaan tersebut bertujuan dalam mendukung startup agar bisa menjadi Mitra lokal untuk ekspansi di negara Indonesia menyediakan adanya platform serta pengamanan lisensi Pembayaran Indonesia bahkan juga mengoperasikan layanan remitansi B2B.

3. Lazada

Startup unicorn di Singapura yang sangat sukses adalah Lazada sebagai salah satu platform e-commerce terbesar yang ada di Asia Tenggara dengan kantor pusatnya berada di Singapura. Kali ini Lazada telah mendapatkan status sebagai unicorn dan sama seperti halnya Tokopedia dan juga bukalapak dari Indonesia.

Seperti yang telah diketahui bahwa pemegang saham mayoritasnya adalah Alibaba sebagai perusahaan asal China yang menanamkan sahamnya hingga 1 miliar dolar AS di tahun 2016. Setelah itu tahun 2017, Alibaba kembali menanamkan saham hingga 1 miliar dolar AS lagi dan tahun 2018 sebanyak 2 miliar dolar AS.

4. Sea

Startup unicorn di Singapura yang lainnya adalah Sea yang sebelumnya sangat terkenal dengan Garena yang telah mencapai status unicorn di tahun 2014. Meskipun memang awalnya ini sebagai perusahaan gim akan tetapi SEA sudah menjalankan 3 lini bisnis utama yakni gim, finansial teknologi dan e-commerce.

Sementara itu untuk produknya SEA sektor e-commerce yakni Shopee yang sangat terkenal digunakan di negara Indonesia. SEA telah membuat perusahaannya ini sebagai perusahaan yang terbuka setelah mencatatkan IPO pada Bursa Efek New York tahun 2017.

5. Razer

Startup unicorn di Singapura yang salah satunya adalah Razer sebagai perusahaan teknologi gim yang telah menjadi unicorn di tahun 2015. Tidak jauh berbeda dengan SEA, kali ini Razer sudah menjadikan perusahaannya ini sebagai perusahaan publik setelah daftar di Bursa efek Hong Kong sejak tahun 2017.

Bahkan sekarang ini Razer bernilai kurang lebih 1.9 miliar dolar AS atau setara dengan angka 21 triliun. Startup asal Singapura ini tidak kalah hebatnya dengan beberapa perusahaan startup yang lainnya.

6. Grab

Grab merupakan salah satu startup unicorn di Singapura dan sekarang ini juga ada di Indonesia sebagai sarana moda transportasi yang menjadi pilihan kalangan masyarakat.

Grab ini telah diluncurkan sejak tahun 2012 di Malaysia dan setelahnya itu bisa menyandang status Unicorn 2 tahun berjalan setelah resmi diluncurkan, bahkan sekarang ini telah menyandang status sebagai decacorn di tahun 2018 lalu.

Lihat Juga Video Mudahnya Kirim Uang dengan Transfez ke Lebih dari 50 Negara

Daftar Startup Unicorn Di Indonesia

Selain adanya beberapa perusahaan startup Unicorn yang ada di sini dengan perkembangannya yang sangat pesat, hal ini Tentunya juga tidak kalah berbeda dengan yang ada di Indonesia. Di negara Indonesia juga sudah hadir beberapa startup yang telah menyandang status Unicorn bahkan dekakon.

Dengan demikian bisa dikatakan Indonesia tidak kalah Wah canggihnya dengan beberapa negara lain dalam menghadirkan perusahaan kelas atas hingga menyandang status Unicorn. Beberapa perusahaan startup yang sudah menyandang status Unicorn di antaranya:

• Go-jek sebagai start pertama yang ada di Indonesia dengan gelar Unicorn berdiri tahun 2010 di Jakarta
• Traveloka yang berdiri sejak tahun 2012 dengan menyediakan pembelian tiket kereta, hotel, pesawat dan yang lainnya
• Tokopedia yang berdiri sejak tahun 2009 bagai layanan untuk melakukan belanja online
• OVO sebagai sistem pembayaran digital yang dibawahi oleh Lippo Group mengalami perkembangan sangat pesat belakangan ini
• Bukalapak yang berdiri tahun 2010 sebagai salah satu e-commerce di Indonesia
• Xendit adalah startup fintech yang telah menyandang status Unicorn di Indonesia berdiri sejak tahun 2015.

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Transfez Bisnis juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

google play store
350px appstore

Demikianlah beberapa daftar dari startup Unicorn di Singapura yang sangat terkenal dan ternama bahkan keberadaannya sudah sampai di negara lain. Tidak kalah menariknya Indonesia juga memiliki startup Unicorn dengan menawarkan layanan unggulan.

Instagram