Apa Itu Krisis Ekonomi dan Persiapan untuk Menghadapinya

Apa itu krisis ekonomi menjadi salah satu kondisi yang sangat ditakuti oleh semua negara yang ada di dunia. Apabila krisis ekonomi ini bisa terjadi maka bisa menimbulkan kerugian yang menimpa pemerintahan hingga masyarakat sekaligus.

Baca Juga: Cara Mudah Bertransaksi Bisnis Menggunakan Aplikasi Transfez Bisnis

Bahkan belum lama ini dunia telah digambarkan dengan terjadinya krisis ekonomi yang disebabkan oleh dampak dari pandemi covid 19. Sejumlah ekonomi telah memperkirakan bahwasanya perkembangan ekonomi akan terus mengalami hasil yang positif seiring berjalannya waktu.

Apa Itu Krisis Ekonomi dan Persiapan untuk Menghadapinya

Apa Itu Krisis Ekonomi

Krisis ekonomi merupakan suatu kondisi dari perekonomian negara yang mengalami penurunan secara signifikan dan pada umumnya negara yang telah mengalami kondisi seperti itu akan mengalami penurunan pada produk domestik bruto, penurunan harga properti hingga saham serta tingginya angka inflasi. Pada kondisi krisis ekonomi memang terbilang sangat menakutkan karena akan banyak orang yang merugi dengan ditandai adanya gejala yang hadir pada krisis ekonomi terlihat penurunan belanja pihak pemerintah.

Selain itu krisis ekonomi juga bisa meningkatkan persentase pengangguran yang melebihi angka 50% dari jumlah tenaga kerja yang ada di negara tersebut. Krisis ekonomi yang terjadi juga akan berpengaruh pada harga pokok yang terus meningkat, penurunan konsumsi masyarakat, penurunan perkembangan ekonomi yang sangat signifikan serta penurunan nilai tukar yang tidak mudah untuk dikontrol.

Persiapan Ketika Krisis Ekonomi

Apa itu krisis ekonomi menjadi suatu kondisi yang harus dipersiapkan dengan matang sehingga perekonomian negara tidak hancur seketika. Indonesia sendiri telah mengalami krisis moneter di tahun 1998 yang sangat menghancurkan lapisan masyarakat hingga negara dan membutuhkan waktu pemulihan cukup lama untuk mengembalikan kondisi seperti sedia kala.

Berikut inilah beberapa hal yang perlu dilakukan apabila suatu negara mengalami krisis ekonomi:

1. Mengurangi Hutang Negara

Perlu adanya kesadaran bahwasanya dalam kondisi krisis ekonomi maka semua orang akan mendapatkan risiko kehilangan pekerjaan serta berbagai macam aset yang dimilikinya sebabkan oleh hutang itu sendiri. Maka dari itu sangat penting untuk mencoba mengurangi serta melakukan pelunasan utang yang masih tersisa sebagai bentuk upaya dalam menghadapi krisis ekonomi.

Silakan untuk membayar utang yang mempunyai tingkat bunga paling tinggi terlebih dahulu dan cara ini bisa mengurangi beban biaya bunga yang nantinya harus dibayarkan dalam jangka waktu yang panjang. Jika sudah berhasil untuk melunasinya maka tidak akan khawatir lagi dalam melakukan pembayaran utang pada saat kehilangan pekerjaan yang disebabkan oleh krisis ekonomi.

Lihat Juga Video Mudahnya Kirim Uang dengan Transfez ke Lebih dari 50 Negara

Lihat Juga Video Mudahnya Menggunakan Aplikasi Transfez Singapura

2. Mempersiapkan Keuangan

Keuangan memang menjadi suatu hal yang sangat krusial pada saat menghadapi apa itu krisis ekonomi. Maka dari itu baik dari pemerintah ataupun masyarakat sendiri harus bisa mempersiapkan keuangan dengan baik supaya bisa tetap berusaha keras dalam melewati kondisi ekonomi yang cukup buruk dan tidak menentu ini.

Tidak hanya bagi masyarakat yang tengah mengandalkan gaji dari pekerjaannya saja namun hal ini juga berlaku bagi wirausahawan. Hal ini dikarenakan krisis ekonomi bisa menampar sebagian besar sektor industri pada segala skala bisnis.

3. Mencari Penghasilan Tambahan

Ketika negara sedang mengalami apa itu krisis ekonomi tentunya akan banyak korban PHK Dan itu menjadi kondisi yang sangat tidak menyenangkan. Krisis ekonomi akan menyulitkan masyarakat karena tidak bisa membiayai hidup dan kebutuhan pokok setiap hari karena sumber penghasilan tetapnya sudah terganggu.

Namun tidak boleh berhenti sampai di sini karena harus mencari penghasilan tambahan lain yaitu dengan meningkatkan keterampilan yang dimiliki sehingga bisa melakukan kreasi supaya bisa mendapatkan sumber penghasilan lain selain dari pekerjaan tetap yang telah di PHK sebelumnya. Dalam hal ini masyarakat bisa memulainya dengan melakukan bisnis rumahan yang bermodalkan sedikit namun tetap mendapatkan penghasilan setiap hari.

4. Diversifikasi Aset

Melakukan diversifikasi aset menjadi suatu komponen yang sangat penting pada saat menghadapi badai krisis ekonomi. Ketika kondisinya industri perbankan sedang mengalami kolaps yang disebabkan oleh kredit macet maka tentunya rekening simpanan baik itu dalam bentuk tabungan ataupun deposito pun juga akan sulit untuk diakses ataupun dicairkan dalam kurun waktu yang cepat.

Baca Juga Artikel Strategi Pemasaran Lainnya dari Transfez

Strategi Pemasaran Furniture yang Tepat Dijamin Terjual Banyak
Strategi Pemasaran Skincare dan Kosmetik dengan Video Tutorial
Strategi Pemasaran Handpone untuk Membuat Konsumen Jadi Pelanggan
Strategi Pemasaran Perusahaan Manufaktur untuk Sukses ke Depannya
Strategi Pemasaran Ritel Bagi Pemula yang Baru Terjun di Dunia Bisnis

Dampak Krisis Ekonomi

Apa itu krisis ekonomi tentunya memberikan efek yang sangat besar bagi negara dan semua pihak yang ada di dalamnya, main itu sudah dipastikan adanya banyak perusahaan yang ada di negara tersebut akan melakukan PHK besar-besaran terhadap karyawannya. Cara ini perlu dilakukan oleh perusahaan karena tidak memiliki cukup dana untuk memberikan gaji pada karyawan dan pada kondisi inilah bisa meningkatkan pengangguran.

Apabila kondisinya pengangguran terus mengalami peningkatan tentunya bisa dilihat angka kemiskinan juga akan turut meningkat karena banyaknya orang yang tidak memiliki pekerjaan dan mendapatkan penghasilan setiap harinya. Dengan melihat efek tersebut tentunya krisis ekonomi memang menjadi hal yang sangat menakutkan bagi setiap negara dan sudah dipastikan bisa membuat perekonomian nasional menjadi kacau balau yang nantinya menimbulkan penjarahan hingga perampokan di mana-mana.

Perbedaan Krisis Dan Resesi Ekonomi

Pada dasarnya resesi merupakan suatu perkembangan ekonomi dengan menunjukkan angka yang semakin negatif dalam dua triwulan ataupun kuartal secara berturut-turut. Resesi merupakan siklus di dalam bisnis dan hal ini dinilai sangat wajar, terlebih lagi ketika di masa pandemi covid 19 seperti ini.

Namun hal yang lebih berbahaya dari adanya resesi ini yaitu terjadinya krisis ekonomi, karena kondisi tersebut sudah bukan lagi masuk ke dalam siklus bisnis akan tetapi menjadi sebuah kondisi yang semakin buruk dan bisa merusak tatanan perekonomian nasional. Dengan demikian resesi merupakan perlambatan laju ekonomi yang dinilai masih memiliki kondisi yang terbilang cukup sehat, sementara itu untuk krisis ekonomi yaitu kondisi yang mengalami penurunan sangat parah dan sudah dipastikan apabila negara mengalami krisis ekonomi tentunya kondisi sudah tidak akan sehat lagi.

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Transfez Bisnis juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

google play store
350px appstore

Demikianlah beberapa pembahasan terkait apa itu krisis ekonomi yang biasanya terjadi pada sejumlah negara baik itu berkembang ataupun maju. Krisis ekonomi mampu merusak tatanan negara hingga masyarakat karena terjadi peningkatan harga barang ataupun jasa yang tidak mampu dibeli oleh masyarakat.

Instagram