Membicarakan “visa kerja” di Singapura sebenarnya berarti memahami work pass. Sebab, pemerintah Singapura mengelompokkan izin kerja berdasarkan jenis pekerjaan, tingkat keahlian, besaran gaji, dan batas kuota perusahaan. Semua rambu utama ini dikelola oleh Ministry of Manpower (MOM), sehingga rujukan resmi terbaik tetap berasal dari halaman MOM.
Baca Juga: Tutorial Upgrade Limit Transfer Transfez Singapura
Agar Anda tidak tersesat di tengah proses, artikel ini merangkum aturan visa kerja di Singapura. Simak ulasannya di bawah ini.
Cara membaca “visa kerja” Singapura

Izin kerja mengikuti profil pekerjaan dan struktur tenaga kerja perusahaan. Karena itu, beberapa jalur yang paling umum adalah:
- Employment Pass (EP): untuk profesional, manajer, dan eksekutif (PMET). EP dinilai terutama lewat ambang gaji minimum dan sistem penilaian COMPASS.
- S Pass: untuk tenaga kerja level menengah (associate professionals/technicians). Selain syarat gaji, ada aturan quota dan foreign worker levy yang wajib dibayar perusahaan.
- Work Permit (WP): untuk pekerjaan sektor tertentu (misalnya layanan, konstruksi, proses, dan lain-lain), dengan aturan kuota (DRC) dan levy yang lebih ketat serta bertingkat.
Di titik ini, yang perlu dipahami pekerja asing adalah keputusan perusahaan untuk merekrut Anda sering kali bukan hanya soal “butuh orang”. Ada juga soal “apakah kuota masih ada dan biaya totalnya masuk”.
Baca Juga: Tutorial Tarik Saldo (Withdraw Balance) Aplikasi Transfez Singapura
Aturan kunci Employment Pass (EP)

Saat EP dibahas, banyak orang fokus pada jabatan dan ijazah. Padahal, EP punya pintu pertama yang sangat tegas: EP qualifying salary (Stage 1).
Mulai 1 Januari 2025 (untuk aplikasi baru) dan untuk renewal yang masa berlaku pass-nya berakhir mulai 1 Januari 2026, MOM menetapkan ambang minimum sebagai berikut:
- S$5.600/bulan untuk semua sektor (kecuali financial services), dan nilainya naik progresif sesuai usia (misalnya bisa sampai S$10.700 pada usia 45+).
- S$6.200/bulan untuk financial services, juga naik progresif (bisa sampai S$11.800 pada usia 45+).
Detail progresif berdasarkan usia bukan sekadar formalitas. Secara praktik, semakin senior usia kandidat, semakin besar ekspektasi gaji minimum agar dianggap sebanding dengan pasar tenaga kerja lokal.
Baca Juga: Tahapan Proses Legalisasi Dokumen Kerja ke Singapura yang Wajib Diketahui Sebelum Berangkat
EP COMPASS, ketika kelayakan dinilai dengan poin, bukan sekadar “oke atau tidak”

Setelah lolos ambang gaji minimum, EP biasanya akan dinilai menggunakan Complementarity Assessment Framework (COMPASS). Anda dapat membayangkannya sebagai sistem yang menilai “kecocokan” kandidat dan kontribusinya dalam struktur tenaga kerja perusahaan. MOM menetapkan bahwa untuk lulus, aplikasi perlu mencapai 40 poin.
COMPASS membuat proses lebih terukur, tetapi juga berarti perusahaan akan lebih berhati-hati merancang paket gaji, jabatan, dan struktur tim. Dalam banyak kasus, kegagalan bukan karena kandidat “kurang bagus”, melainkan karena komposisi faktor penilaian tidak memenuhi ambang lulus.
Baca Juga: 7 Rahasia Etika Kerja dan Budaya Perusahaan di Singapura yang Membuat Produktivitas Karyawan Melejit
S Pass: gaji minimum, jadwal transisi renewal, serta levy yang kini “seragam”

S Pass terasa seperti jalur “di tengah” antara EP dan Work Permit. Namun, justru di sinilah banyak rencana relokasi patah karena salah membaca tanggal berlaku kebijakan. MOM menyatakan bahwa untuk aplikasi baru yang diajukan mulai 1 September 2025, gaji minimum S Pass menjadi:
- S$3.300/bulan untuk semua sektor (kecuali financial services), dan tetap naik progresif sesuai usia.
- Untuk financial services, minimum menjadi S$3.800/bulan, juga progresif.
Untuk renewal, MOM menegaskan pola transisinya:
- Pass yang kedaluwarsa mulai 1 Sep 2025 masih dinilai dengan ambang lama S$3.150.
- Pass yang kedaluwarsa mulai 1 Sep 2026 harus mengikuti ambang baru S$3.300.
Mulai 1 September 2025, MOM menyebut levy S Pass telah diharmonisasikan menjadi S$650/bulan lintas sektor dan tier. MOM juga menampilkan daily levy rate untuk kondisi tidak bekerja penuh 1 bulan (perhitungan tahunan dibagi hari).
Work Permit (WP), kekuatan kuota (DRC) dan levy bertingkat yang membentuk keputusan perusahaan

Work Permit sangat bergantung pada aturan “berapa banyak pekerja asing boleh direkrut” dan “berapa biaya levy per orang”. MOM menjelaskan DRC sebagai rasio maksimum pekerja asing terhadap total tenaga kerja pada sektor tertentu. Angka DRC yang ditampilkan MOM adalah:
- Construction: 83.3%
- Process: 83.3%
- Marine shipyard: 77.8%
- Manufacturing: 60%
- Services: 35%
Bila DRC services adalah 35%, maka total Work Permit + S Pass di perusahaan jasa tidak boleh melewati 35% dari total tenaga kerja. Di sektor services, MOM menunjukkan levy bertingkat (tier) dan membedakan basic-skilled vs higher-skilled. Semakin mendekati batas kuota, levy makin mahal. Contoh struktur tier pada services:
- Tier 1 (hingga 10%): basic-skilled $450/bulan, higher-skilled $300/bulan
- Tier 2 (>10%–25%): basic-skilled $600, higher-skilled $400
- Tier 3 (>25%–35%): basic-skilled $800, higher-skilled $600
Keputusan rekrutmen WP sering merupakan kombinasi antara kebutuhan operasional, slot kuota yang tersedia, dan dampak levy jangka panjang.
Jalur profesional bergaji tinggi, Personalised Employment Pass (PEP) sebagai opsi strategis

Ketika karier sudah berada di level senior, jalur yang relevan tidak selalu EP biasa. MOM menjelaskan bahwa Personalised Employment Pass (PEP) ditujukan untuk profesional asing berpenghasilan tinggi dengan fleksibilitas kerja lebih besar, namun syaratnya tegas:
- Eligibility: fixed monthly salary minimal S$22.500.
- Untuk mempertahankan PEP: harus tetap bekerja; jika menganggur lebih dari 6 bulan kapan pun, pass harus dibatalkan, serta harus memperoleh minimal S$270.000 per tahun kalender.
MOM juga menegaskan PEP tidak cocok untuk semua orang, yakni tidak ditujukan bagi freelancer, serta ada batasan untuk aktivitas usaha/entrepreneurial.
Membaca aturan visa kerja Singapura akan terasa jauh lebih mudah jika Anda menganggapnya sebagai sistem work pass yang tertata. Ketika semua poin itu disusun sejak awal, proses aplikasi biasanya menjadi lebih rapi dan minim kejutan. Pada akhirnya, strategi terbaik bukan menebak-nebak, melainkan menyesuaikan rencana karier dengan aturan resmi MOM yang memang dirancang sangat spesifik.
Download Aplikasi Transfez
Kirim Uang ke Singapura Sekarang Jauh lebih mudah. Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Jack Finance juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!



