Australia merupakan salah satu destinasi karier impian bagi para profesional global karena standar upah yang tinggi dan kualitas hidup yang unggul. Namun, Departemen Imigrasi Australia (Department of Home Affairs) memiliki standar verifikasi yang sangat ketat melalui proses Skill Assessment sebelum seseorang bisa mengajukan visa kerja seperti Subclass 482, 189, atau 190.
Sejak Indonesia bergabung dalam Konvensi Apostille, proses legalisasi dokumen kerja ke Australia kini menjadi lebih terstruktur melalui sertifikasi dari Kemenkumham (AHU). Meskipun prosedurnya lebih ringkas, ketelitian dalam menyiapkan jenis dokumen yang diminta adalah harga mati. Satu saja dokumen yang tidak sah atau tidak diterjemahkan dengan benar dapat mengakibatkan penolakan permanen pada profil imigrasi Anda.
Daftar Periksa Dokumen Utama untuk Verifikasi dan Legalisasi Kerja di Australia

Menyiapkan berkas untuk Australia membutuhkan pendekatan sistematis karena setiap lembaga penilai (seperti Engineers Australia, ACS, atau VETASSESS) memiliki persyaratan yang spesifik. Selain keaslian, validitas dan kesesuaian format menjadi faktor penentu. Berikut adalah daftar dokumen inti yang wajib Anda siapkan dan legalisasi agar aplikasi Anda berjalan mulus.
1. Ijazah Sarjana atau Diploma Setara
Ijazah asli dari universitas terakreditasi menjadi pondasi skills assessment, wajib diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah sebelum notaris. Legalisasi dimulai di Kemenkumham untuk verifikasi keaslian, lalu apostille di Kemlu agar diterima di Australia tanpa keraguan. Hindari fotokopi buram atau terjemahan bebas yang sering jadi alasan tolak langsung dari assessing authority.
Pastikan ijazah bebas coretan dan stempel universitas lengkap saat diajukan, karena scan berkualitas tinggi diperlukan untuk upload online. Proses apostille memakan 3-7 hari di Kemenkumham, biaya sekitar Rp500.000 per lembar untuk percepatan aman. Dokumen siap pakai ini tingkatkan peluang positif skills assessment hingga 90 persen.
2. Transkrip Nilai Lengkap
Transkrip nilai detail mata kuliah dan IPK harus asli dengan cap universitas, diterjemahkan resmi agar poin kualifikasi terhitung penuh di visa poin-tested. Notarisasi awal verifikasi tanda tangan rektor, dilanjut Kemenkumham lalu apostille Kemlu untuk otentikasi internasional. Kesalahan seperti IPK salah tulis sering picu penolakan skills assessment.
Upload versi apostille bersamaan ijazah ke portal ImmiAccount, pastikan file PDF kurang dari 5MB tanpa password. Biaya terjemahan tersumpah Rp200.000-300.000 per halaman, proses legalisasi total 1-2 minggu jika antre online via AHU Online. Transkrip valid ini buktikan kompetensi akademik kuat bagi visa kerja.
3. Surat Referensi Kerja dari Perusahaan
Surat referensi ditulis di kertas bermaterai, sebut tanggal kerja, jabatan, tugas harian, dan ditandatangani HRD dengan stempel perusahaan untuk klaim pengalaman 3 tahun minimal. Terjemahkan ke Inggris, notaris untuk sahkan tanda tangan, lalu legalisasi Kemenkumham dan apostille agar employer Australia percaya. Surat generik tanpa detail spesifik sering ditolak sebagai bukti pengalaman tidak kredibel.
Kumpul minimal 2-3 surat dari atasan berbeda jika ganti kerja, payslip pendukung opsional tapi kuatkan klaim. Proses apostille sama seperti pendidikan, hindari jeda kerja lebih 3 bulan tanpa alasan jelas. Referensi solid ini tambah poin visa hingga 15 untuk jalur skilled migration.
Baca Juga: Etika Kerja dan Budaya Perusahaan di Australia yang Wajib Dipahami Profesional Asing
4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
SKCK dari Mabes Polri wajib untuk cek karakter, keluarkan baru karena masa berlaku 6 bulan, sertakan foto dan biodata lengkap. Terjemah resmi, notaris tanda tangan, legalisasi Kemenkumham, apostille Kemlu untuk valid di Australia. SKCK kadaluarsa atau fotokopi jadi penyebab umum penolakan visa.
Ajukan online via polri.go.id, ambil fisik lalu proses legalisasi segera agar sinkron aplikasi visa. Biaya total Rp450.000-600.000 termasuk apostille, proses 5-10 hari. SKCK bersih apostille tingkatkan approval rate visa kerja signifikan.
5. Akta Kelahiran Asli
Akta kelahiran dari Dispendukcapil buktikan identitas dasar, terjemah Inggris untuk match nama di paspor dan skills assessment. Notarisasi materai, legalisasi Kemenkumham verifikasi, apostille Kemlu selesaikan chain otentikasi. Nama beda tanpa akta sering bikin aplikasi ditolak.
Scan high-res 300 dpi, unggah sebagai supporting doc di visa form. Proses apostille murah Rp300.000, 3 hari jika lengkap. Akta valid cegah isu identitas palsu di pemeriksaan imigrasi.
6. Akta Perkawinan atau Cerai (Jika Berlaku)
Akta nikah buktikan status keluarga untuk poin tambahan spouse, terjemah tersumpah, notaris, Kemenkumham, apostille. Jika cerai, lampir putusan pengadilan sama prosesnya untuk hindari tuduhan bigami. Status salah tanpa dokumen picu penolakan etis.
Koordinasi dengan pasangan untuk dokumen serupa jika ikut aplikasi. Waktu proses 1 minggu, biaya Rp400.000 per dokumen. Status jelas tambah harmoni aplikasi keluarga visa.
7. Sertifikat Profesi atau Pelatihan Relevan
Sertifikat kursus terkait bidang kerja seperti IT atau engineering, terjemah, notaris, legalisasi, apostille untuk tambah bukti skill. Pastikan issuer terakreditasi, hindari sertifikat online abal-abal. Sertifikat tak relevan sia-siakan poin.
Lampir di skills assessment app, scan lengkap termasuk backside jika ada. Proses sama pendidikan, percepat dengan jasa terpercaya. Sertifikat kuat perkuat profil kompetitif.
8. Paspor dan Kartu Identitas Pendukung
Paspor berlaku 12 bulan lebih dari visa end date, scan semua halaman termasuk kosong untuk GTE check. KTP atau SIM terjemah jika perlu, tapi paspor prioritas tanpa legalisasi tambahan. Paspor rusak atau kurang masa berlaku tolak instan.
Perbarui paspor dulu via imigrasi.go.id, unggah JPEG 600KB max. Tidak apostille tapi certified true copy jika diminta. Paspor solid dasar semua aplikasi sukses.
Baca Juga: 10 Industri yang Paling Banyak Menyerap Tenaga Kerja Asing di Australia di tahun 2026
9. Hasil Tes Kemahiran Bahasa Inggris
IELTS Academic atau PTE skor minimal 6.0 overall, hasil TRF resmi dari test center, tidak perlu apostille tapi print asli. Pastikan nama match paspor, hindari test lama lebih 3 tahun. Skor rendah kurangi poin visa drastis.
Download dari situs resmi, lampir di ImmiAccount tepat waktu. Biaya tes Rp3-4 juta, valid 3 tahun. Bahasa lancar buka pintu visa poin-tested.
10. Surat Keterangan Kesehatan dari Panel Doctor
Medical check dari dokter panel eMedical Australia, hasil HAP ID otomatis ke ImmiAccount tanpa legalisasi manual. Siapkan paspor dan foto vaksin COVID lengkap sebelum tes. Riwayat sakit kronis tanpa disclosure tolak.
Cari panel doctor di immi.homeaffairs.gov.au, tes biaya Rp2-3 juta. Hasil keluar 3-5 hari, valid 12 bulan. Kesehatan prima lolos health requirement wajib.
Persiapan dokumen legalisasi ini jadi kunci sukses visa kerja Australia, kurangi risiko tolak hingga 80 persen jika urut dan teliti. Mulai dari terjemahan tersumpah, notaris, Kemenkumham, apostille Kemlu via online untuk efisiensi. Tetap pantau update di situs resmi, konsultasi agen migrasi berlisensi agar mimpi kerja di negeri kanguru terwujud lancar.
Download Aplikasi Transfez
Kirim Uang ke Australia Sekarang Jauh lebih mudah. Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Jack Finance juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!



