pembayaran vendor internasional

Dalam dunia bisnis yang semakin tanpa batas, melakukan pembayaran vendor internasional sudah menjadi rutinitas bagi banyak perusahaan, mulai dari UMKM hingga korporasi besar. Namun, urusan kirim uang lintas negara sering kali menjadi tantangan tersendiri. Mulai dari urusan kurs yang tidak stabil, biaya administrasi yang tinggi, hingga urusan birokrasi perbankan yang memakan waktu.

Jika kamu sedang mencari cara paling efisien untuk melunasi tagihan mitra di luar negeri, artikel ini akan membedah segalanya untukmu.

Apa itu Pembayaran Vendor Internasional?

Secara sederhana, pembayaran vendor internasional adalah segala jenis transaksi keuangan yang terjadi antara organisasi atau individu di dua negara yang berbeda.

Contoh paling umum adalah perdagangan internasional: misalnya, Perusahaan A di Indonesia mengimpor bahan baku dari Perusahaan B di Korea Selatan. Setelah barang dikirim, Perusahaan B akan mengirimkan invoice, dan Perusahaan A melakukan pembayaran lintas batas sesuai nominal dan mata uang yang disepakati. Transaksi ini melibatkan konversi mata uang dan sistem perbankan global.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Transaksi Internasional?

Sebelum kamu menekan tombol “kirim”, ada beberapa faktor krusial yang harus kamu pertimbangkan agar tidak rugi:

  1. Nilai Tukar (Kurs): Kurs fluktuatif setiap detiknya. Pastikan kamu mendapatkan kurs yang mendekati harga pasar (mid-market rate) agar jumlah Rupiah yang kamu keluarkan tidak membengkak.
  2. Biaya Administrasi: Perhatikan apakah ada biaya tersembunyi (hidden fees) seperti biaya bank perantara atau biaya provisi.
  3. Kecepatan Pengiriman: Berapa lama uang akan sampai ke rekening vendor? Keterlambatan pembayaran bisa merusak reputasi bisnismu atau menyebabkan denda.
  4. Keamanan dan Regulasi: Pastikan platform yang kamu gunakan sudah memiliki izin resmi dari otoritas keuangan, seperti Bank Indonesia, untuk menjamin keamanan dana.

Baca Juga: Strategi Pembayaran Supplier Luar Negeri: Hemat Biaya & Arus Kas Tetap Aman!

6 Cara Pembayaran Vendor Internasional dari Indonesia

Berikut adalah beberapa opsi yang bisa kamu pilih, mulai dari cara konvensional hingga inovasi digital terbaru:

1. Fintech Remitansi (Transfez)

Fintech seperti Transfez adalah solusi modern yang paling digemari saat ini. Fokus utamanya adalah kecepatan dan penghematan biaya.

  • Keunggulan: Kurs yang kompetitif, biaya transfer yang rendah dan transparan, serta proses yang bisa dilakukan sepenuhnya lewat aplikasi HP tanpa harus ke kantor cabang.

2. SWIFT (Transfer Bank Konvensional)

SWIFT adalah jaringan komunikasi global antar bank. Ini adalah metode paling klasik untuk mengirim uang antar negara.

  • Kekurangan: Biasanya memakan biaya administrasi yang cukup tinggi (biaya SWIFT + biaya bank koresponden) dan waktu pengiriman yang cukup lama (1-3 hari kerja).

3. Cek (Check)

Meskipun terdengar kuno, beberapa perusahaan masih menggunakan cek fisik atau bank draft.

  • Kekurangan: Sangat tidak efisien untuk transaksi cepat. Ada risiko fisik (hilang/rusak) dan proses pencairannya di negara tujuan bisa sangat lama.

4. Global ACH (Local Bank Transfer)

Metode ini memungkinkan kamu mengirim uang seolah-olah kamu melakukan transfer domestik di negara tujuan.

  • Keunggulan: Biaya lebih murah daripada SWIFT. Namun, tidak semua platform menyediakan akses ke jaringan ACH global ini secara mudah.

5. Peer-to-Peer E-wallet

Layanan seperti PayPal atau dompet digital internasional lainnya.

  • Kekurangan: Meskipun praktis, biaya konversi mata uang (kurs) di e-wallet biasanya sangat tinggi dibandingkan platform remitansi khusus.

6. Kartu Kredit (Pay by Card Transfez)

Ini adalah solusi paling inovatif bagi kamu yang ingin membayar invoice luar negeri tapi ingin menjaga uang tunai tetap di tabungan. Melalui fitur Pay by Card Transfez, kamu bisa membayar vendor internasional pakai limit kartu kredit.

  • Keuntungan: Kamu bisa memanfaatkan tenor kartu kredit (hingga 45 hari) untuk manajemen cash flow. Plus, setiap transaksi besar akan berubah menjadi poin reward atau miles tiket pesawat!

Baca Juga: Bayar Vendor Pakai Kartu Kredit? Lebih Efisien! Ini Cara dan Keuntungannya

Tutorial Bayar Invoice Menggunakan Pay by Card

Ingin mencoba membayar vendor internasional pakai kartu kredit? Di Transfez, prosesnya sangat simpel dan vendor kamu tidak perlu memiliki mesin EDC atau aplikasi Transfez. Mereka akan menerima dana dalam bentuk transfer bank biasa.

Langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke Aplikasi: Buka aplikasi Transfez dan pilih menu Transfer & Bayar → pilih Pay by Card.
  2. Upload & Isi Detail: Unggah foto/file invoice internasionalmu dan isi detail rekening bank vendor tujuan (tersedia ke 70+ negara).
  3. Pilih Sumber Dana: Pilih opsi pembayaran menggunakan Kartu Kredit (Mendukung VISA, Mastercard, JCB, dan Amex).
  4. Konfirmasi Biaya: Cek biaya layanan (hanya 2% untuk internasional dan 1.75% untuk lokal) serta kurs yang berlaku.
  5. Bayar: Klik konfirmasi, dan selesai! Dana akan langsung diproses ke rekening vendor.

Melakukan pembayaran vendor internasional kini tidak lagi harus ribet dan mahal. Dengan memilih metode yang tepat, kamu tidak hanya bisa menghemat biaya operasional, tapi juga bisa mengatur arus kas bisnis dengan lebih cerdas.

Siap bayar vendor Invoice dengan lebih cerdas dan fleksibel?

Gunakan fitur Pay by Card sekarang di aplikasi Transfez dan nikmati kemudahan kelola cash flow harian bisnismu! Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Transfez Bisnis juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs.

google play store   350px appstore