cara buka usaha kecil di thailand

Untuk kamu yang ingin mengadu nasib ke negara Asia lain, penasaran bagaimana cara buka usaha kecil di Thailand? Thailand telah menjadi tujuan utama bagi ekspatriat yang ingin memulai usaha kecil di Asia Tenggara. Sebagai ekspatriat pemula, kamu mungkin merasa ragu menghadapi regulasi yang tampak rumit dan tantangan adaptasi di negara baru.

Namun, dengan panduan langkah demi langkah yang tepat, proses membuka bisnis di Land of Smiles ini bisa menjadi perjalanan yang menjanjikan dan relatif mudah. Simak langkahnya di bawah ini.

Panduan Tahapan Legalitas dan Operasional untuk Membangun Bisnis yang Sukses di Thailand

Cara Buka Usaha Kecil di Thailand

Menavigasi aturan bisnis di Thailand memerlukan pemahaman mendalam tentang Foreign Business Act serta prosedur administratif di berbagai departemen pemerintah. Agar kamu memiliki kerangka kerja yang jelas, berikut adalah panduan langkah demi langkah yang merinci aspek legal, finansial, hingga strategi adaptasi budaya yang diperlukan untuk meresmikan usaha kecilmu di Thailand.

1. Memahami Peluang Bisnis dan Regulasi Dasar

Langkah pertama yang krusial adalah memahami peluang bisnis yang tersedia serta regulasi dasar yang mengatur aktivitas ekspatriat di Thailand. Melalui Foreign Business Act, mereka membatasi akses asing di sektor-sektor sensitif seperti pertanian, media, dan ritel kecil. Akan tetapi, Thailand membuka peluang luas di bidang jasa profesional, teknologi informasi, pendidikan, pariwisata, dan perdagangan ekspor.

Kamu bisa memanfaatkan keahlian unikmu sebagai ekspatriat untuk memilih usaha yang selaras dengan kekuatan pasar Thailand. Pemahaman mendalam tentang kerangka ini akan membantumu menghindari kesalahan awal. Sebab, BOI menawarkan manfaat seperti pembebasan pajak hingga delapan tahun dan kemudahan perizinan bagi bisnis yang berkontribusi pada ekonomi nasional.

2. Menentukan Struktur Bisnis yang Optimal

Setelah mengenal peluangnya, langkah kedua adalah menentukan struktur bisnis yang paling sesuai dengan visi dan kemampuanmu. Di Thailand, opsi utama adalah Thai Limited Company, di mana kamu bisa memiliki hingga 49% saham dengan mitra lokal memegang mayoritas. Jika bisnismu memenuhi kriteria BOI, kamu bisa mencapai kepemilikan 100% dengan tambahan hak seperti kepemilikan tanah dan visa jangka panjang.

Struktur ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan pondasi strategis yang melindungi aset pribadimu. Kamu disarankan berkonsultasi dengan pengacara lokal berpengalaman. Dengan keputusan bijak di tahap ini, kamu sedang membangun kerangka yang kuat untuk ekspansi usaha kecilmu.

3. Menyiapkan Modal dan Dokumen Pendukung

Persiapan modal dan dokumen menjadi langkah ketiga yang esensial. Modal minimum 2 juta Baht diperlukan untuk work permit, dan ini harus didepositkan ke rekening bank perusahaan sebagai bukti kemampuan finansial.

Selain itu, kamu perlu menyusun rencana bisnis komprehensif yang mencakup analisis pasar Thailand. Ketelitianmu akan memperlancar persetujuan dan membangun kredibilitas. Kamu bisa memanfaatkan jasa konsultan bisnis untuk memastikan semua elemen siap dan menghindari penundaan peluncuran.

Baca Juga: Rekomendasi Jenis Usaha Kecil di Malaysia yang Bisa Didirikan Oleh Ekspatriat 

4. Melakukan Proses Registrasi Perusahaan

Proses registrasi perusahaan adalah langkah keempat yang relatif efisien jika persiapan sudah lengkap. Mulailah dengan reservasi nama perusahaan di Department of Business Development. Kemudian, siapkan Memorandum of Association yang merinci struktur kepemilikan, tujuan bisnis, dan modal, lalu tandatangani di hadapan notaris Thailand.

Langkah selanjutnya melibatkan pembukaan rekening bank dan deposit modal. Sertifikat pendirian perusahaan biasanya terbit dalam 2-4 minggu. Dengan ketelitian di tahap ini, registrasi menjadi gerbang menuju operasi legal yang aman dan kredibel.

5. Mengurus Work Permit dan Visa Bisnis

Langkah kelima yang vital adalah mengurus work permit dan visa bisnis, yang menjadi kunci untuk tinggal serta bekerja secara legal. Ajukan Non-Immigrant B visa di kedutaan Thailand di negara asalmu. Setelah tiba, lanjutkan aplikasi work permit di Ministry of Labour, menyertakan medical certificate, foto kantor fisik, dan kontrak kerja.

Work permit awal berlaku satu tahun dan bisa diperpanjang, asal perusahaanmu mempekerjakan minimal empat karyawan Thailand per ekspatriat. Proses ini memerlukan kesabaran, tapi hasilnya sangat berharga untuk mendapatkan stabilitas jangka panjang.

6. Membangun Jaringan dan Adaptasi Budaya Bisnis

Membangun jaringan dan beradaptasi dengan budaya bisnis lokal adalah langkah keenam yang sering menentukan daya saing. Di Thailand, hubungan personal lebih dihargai daripada kontrak formal. Jadi, investasikan waktu untuk bergabung dengan chamber of commerce atau komunitas ekspatriat.

Konsep “kreng jai” yang menekankan empati dan hormat akan membantumu menavigasi interaksi dengan mitra dan pelanggan. Kamu akan menemukan bahwa kesabaran dan kehangatan membuka peluang tak terduga. Dengan adaptasi ini, usahamu berkembang sebagai bagian integral dari ekosistem bisnis Thailand.

7. Mengembangkan Strategi Pemasaran Efektif

Strategi pemasaran yang efektif menjadi langkah ketujuh, di mana kamu harus menyesuaikan pendekatan dengan perilaku konsumen Thailand yang sangat bergantung pada digital. Manfaatkan platform seperti LINE, Facebook, dan Instagram untuk konten visual menarik.

Fokus pada kualitas layanan untuk mendorong word-of-mouth. Pertimbangkan kolaborasi dengan influencer mikro untuk jangkauan targeted. Dengan strategi ini, pemasaranmu tidak hanya menarik audiens awal, tapi juga membangun loyalitas jangka panjang.

Baca Juga: Cara Buka Usaha Kecil di Singapura untuk Ekspatriat

Membuka usaha kecil di Thailand sebagai ekspatriat pemula adalah perjalanan yang penuh potensi. Thailand menawarkan keseimbangan ideal antara peluang ekonomi dan kualitas hidup, menjadikannya pilihan sempurna untuk memulai babak wirausaha baru. Jangan ragu berkonsultasi dengan profesional, dan ingatlah bahwa komitmen serta adaptasimu adalah kunci utama kesuksesan.

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Jack Finance juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

google play store  350px appstore