industri yang banyak menyerap tenaga kerja asing di Thailand

Jika kamu sedang melirik Thailand sebagai destinasi karier lintas negara, gambaran makronya cukup jelas. Kamu ingin tahu, industri di Thailand dengan jumlah tenaga kerja asing terbanyak? Kebutuhan tenaga kerja asing di Thailand tetap besar dan menyebar di banyak sektor. Data Kementerian Tenaga Kerja Thailand menunjukkan ada sekitar 3,32 juta orang asing yang bekerja pada Mei 2024.

Selain besarnya skala, distribusi sektoralnya juga konsisten. Laporan Thailand Migration Report 2024 menyebutkan bahwa konstruksi, pertanian (termasuk perikanan) dan pengolahan hasil pertanian menyerap lebih dari 40% pekerja migran reguler. Dengan lanskap seperti ini, kamu bisa memetakan sektor tujuan secara lebih presisi sebelum melamar kerja di sana. Berikut 10 industri di Thailand dengan tenaga kerja asing terbanyak.

Peta Okupasi dan Sektor Utama yang Mengandalkan Tenaga Kerja Internasional di Thailand

Industri di Thailand dengan Jumlah Tenaga Kerja Asing terbanyak

Kebutuhan tenaga kerja di Thailand sangat bervariasi, mulai dari sektor padat karya yang membutuhkan volume pekerja besar hingga sektor teknologi tinggi yang menuntut spesialisasi khusus. 

Pemerintah Thailand terus berupaya menyeimbangkan antara perlindungan tenaga kerja lokal dan kemudahan izin kerja bagi ekspatriat guna mendukung daya saing global mereka. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai sepuluh industri di Thailand dengan jumlah tenaga kerja asing terbanyak.

1. Konstruksi & Infrastruktur

Ledakan proyek infrastruktur menjadikan konstruksi sebagai penyerap tenaga kerja asing terbesar di Thailand. Kementerian Tenaga Kerja memperkirakan lebih dari satu juta pekerja Kamboja, Myanmar, dan Laos mengisi posisi tukang las, pengecor beton, hingga operator crane.

Jika kamu memiliki keterampilan bersertifikat dan kesiapan kerja fisik, gaji THB 400-600 per hari plus lembur bukan hal sulit didapat. Besarnya permintaan membuat kontraktor menyediakan asrama, makan, dan pelatihan keselamatan.

2. Manufaktur Elektronik & Otomotif

Thailand dijuluki “Detroit of Asia” sekaligus hub elektronik ASEAN. Pada 2024, sekitar 25 % buruh pabrik otomotif dan komponen di Eastern Seaboard merupakan migran, mayoritas dari Myanmar dan Cambodia.  

Perusahaan Tier-1 dan Tier-2 rela mensponsori visa bila kamu mahir quality control, pengoperasian robot, atau SMT assembly. Upah operator terampil berkisar THB 12.000 – 18.000 per bulan, sementara teknisi proses bisa menembus THB 25.000. Lingkungan produksi berteknologi tinggi juga membuka jalan bagi pelatihan industri 4.0 yang sangat bernilai untuk karier jangka panjangmu.

3. Pertanian & Perkebunan

Meski kontribusi PDB-nya menurun, pertanian tetap mempekerjakan 30 % tenaga kerja nasional dan makin bergantung pada migran. Studi ILO menunjukkan perkebunan karet, tebu, dan kelapa sawit kekurangan pekerja lokal. Dengan begitu, ratusan ribu buruh dari Myanmar dan Laos mengisi celah tersebut.  

Bila kamu tahan bekerja di ladang terbuka, pendapatan THB 9.000 – 13.000 per bulan ditambah insentif per ton panen cukup kompetitif. Selain itu, banyak kebun kini menguji mekanisasi. Keahlian traktor atau pemeliharaan mesin sederhana akan membuatmu cepat naik pangkat menjadi mandor blok.

Baca Juga: Inilah 10 Industri Terbesar di Arab Saudi yang Dipenuhi Pekerja Migran dari Asia dan Afrika 

4. Perikanan & Pengolahan Seafood

Ekspor udang, tuna, dan ikan sarden menempatkan Thailand di jajaran tiga besar dunia. Industri ini mempekerjakan sekitar 600 ribu migran. Mulai nelayan di Samut Sakhon hingga pekerja fillet di pabrik kaleng.  

Jika kamu berpengalaman di kapal penangkap, kontrak 11 bulan dengan gaji bersih THB 12.000 – 20.000 plus bonus tangkapan menjadi standar. Bagi posisi di darat, pabrik menawarkan upah minimum regional, makan dua kali, dan mess karyawan.

5. Pariwisata, Hotel & Restoran

Kembalinya turis Tiongkok dan Eropa membuat Thailand menargetkan 40 juta kunjungan pada 2025. Hotel, spa, dan restoran di Phuket atau Chiang Mai mencari koki, terapis pijat, dan front-office multibahasa dari Filipina, Indonesia, hingga Nepal.  

Kamu yang memiliki sertifikat kuliner internasional atau pengalaman barista bisa meraih gaji THB 15.000 – 25.000 plus tip dan service charge. Industri hospitality juga menawarkan jalur karier cepat.

6. Logistik & E-commerce Fulfilment

Lonjakan belanja daring mendorong permintaan kurir, picker warehouse, dan pengemudi truk berat. Kementerian Perdagangan memproyeksikan nilai e-commerce nasional menembus THB 5 triliun pada 2026. 20 % tenaga gudang dihubungkan ke migran regional.  

Jika kamu memiliki SIM internasional kategori C atau pengalaman forklift, perusahaan fulfillment di Bang Na dan Lat Krabang akan menawarkan gaji THB 14.000 – 18.000 plus bonus volume. Banyak operator global seperti DHL Supply Chain menyediakan pelatihan keselamatan berbahasa Inggris.

Domestik & Perawatan Rumah Tangga

ILO mencatat tidak kurang dari 250 ribu pekerja rumah tangga asing di Thailand, terutama dari Myanmar dan Laos.  

Pekerjaan ini menuntut fleksibilitas, tetapi gaji THB 9.000 – 12.000 plus makan & tinggal menjadi daya tarik utama. Beberapa keluarga di Bangkok bahkan memberikan libur mingguan dan bonus Songkran.

8. Perawatan Kesehatan & Lansia

Thailand bergerak menuju masyarakat menua; RS swasta dan panti jompo memerlukan caregiver bahasa Inggris untuk klien ekspatriat. Pada 2024, sekitar 12 % perawat tercatat berkewarganegaraan asing, mayoritas Filipina.  

Jika kamu memegang lisensi NCLEX atau pengalaman care giver, upah THB 25.000 – 40.000 plus asrama ners menantimu. Pemerintah juga menyiapkan fast-track visa ‘Smart Visa-Health’ yang memungkinkan masa tinggal empat tahun bagi tenaga medis terampil.

9. Teknologi Informasi & Digital Hub

Program Thailand 4.0 membuka peluang bagi developer, data scientist, dan pakar AI. Target pemerintah adalah mencetak 280 ribu talenta high-tech dalam lima tahun.

Perusahaan di True Digital Park atau Chiang Mai Tech Valley menawarkan gaji THB 60.000 – 120.000 untuk kamu yang mahir cloud, cybersecurity, atau semikonduktor. Smart Visa-T (Talent) memberikan izin tinggal maksimal empat tahun, bebas izin kerja terpisah, serta hak membawa keluarga.

Baca Juga: 10 Industri di Malaysia yang Menjadi Magnet Bagi Pekerja Asing

10. Energi & Petrokimia

Eastern Seaboard juga menjadi rumah kilang minyak dan kompleks petrokimia Map Ta Phut. Meski otomatisasi meningkat, sekitar 15 % tenaga operator dan insinyur proses masih diisi migran berpengalaman.  

Kamu yang memiliki sertifikat HSE atau pengalaman panel DCS bisa meraih gaji THB 35.000 – 60.000 plus tunjangan perumahan. Perusahaan multinasional biasanya menanggung pelatihan ISO-safety dan bahasa Thailand dasar. Hal ini menggaransi portofolio kuat jika kelak kamu ingin pindah ke proyek migas di Timur Tengah atau Australia.

Dari konstruksi hingga ekonomi digital, lanskap kerja Thailand jelas menggantungkan diri pada jutaan profesional dan buruh migran. Kamu bisa menapaki karier menjanjikan di Negeri Gajah Putih sambil berkontribusi pada roda ekonomi ASEAN yang terus berputar.

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Jack Finance juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

google play store  350px appstore