Singapura jadi incaran ekspatriat yang mau buka usaha kecil. Negara ini punya pajak yang oke, fasilitas lengkap, dan proses buka usaha yang lumayan gampang. Artikel ini bantu untuk cara buka usaha kecil di Singapura selangkah demi selangkah tanpa banyak masalah. Simak ulasannya di bawah ini.
Langkah-Langkah Utama dan Prosedur Legal Memulai Usaha Kecil di Singapura

Untuk membangun fondasi bisnis yang kuat dan sah di mata hukum Singapura, kamu perlu mengikuti rangkaian prosedur yang telah ditetapkan oleh otoritas setempat. Berikut adalah peta jalan lengkap yang merinci setiap tahapan penting, mulai dari perencanaan struktur hukum hingga pemenuhan kewajiban pajak tahunan kamu sebagai pemilik usaha.
1. Pilih Bentuk Usaha yang Pas
Paling awal, kamu harus tentuin bentuk usaha yang cocok sama kebutuhanmu. Di Singapura, ada beberapa pilihan kayak Private Limited Company, Limited Liability Partnership (LLP), atau Sole Proprietorship. Buat ekspatriat, Private Limited Company paling sering dipilih karena ngasih perlindungan hukum dan lebih mudah dapat modal.
Bentuk usaha ini juga misahin tanggung jawab pribadi sama perusahaan, jadi aset pribadimu aman dari risiko bisnis. Private Limited Company juga dikenal di dunia internasional dan punya reputasi bagus di mata investor atau klien. Bikinnya emang agak sulit dari sole proprietorship, tapi keuntungannya lebih besar buat ngembangin usaha ke depannya.
2. Siapin Syarat Penting Buat Bikin Perusahaan
Sebelum daftarin usaha, kamu harus penuhi dulu beberapa syarat dari pemerintah Singapura. Pertama, kamu butuh minimal satu pemegang saham, bebas kewarganegaraan. Kedua, kamu wajib punya minimal satu direktur yang tinggal di Singapura dan umurnya minimal 18 tahun. Ini sangat penting, ya.
Kalau nggak punya kenalan yang bisa jadi direktur lokal, kamu bisa pakai jasa nominee director dari penyedia layanan pendirian perusahaan yang punya izin. Selain itu, kamu juga harus punya sekretaris perusahaan yang juga tinggal di Singapura. Modal awalnya minimal S$1, tapi kalau mau ngajuin visa kerja, biasanya disaranin punya modal minimal S$100.000.
3. Pilih Nama dan Jenis Usaha Perusahaan
Milih nama perusahaan yang bagus itu penting banget dalam proses buka usaha. Namanya harus beda dari yang lain dan belum ada yang daftarin di Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA). Kamu harus reservasi nama dulu dengan bayar sekitar S$15, dan reservasi ini berlaku 60 hari.
Abis itu, kamu harus tentuin jenis usaha utama perusahaan dan pilih kode Klasifikasi Industri Singapura (SSIC) yang sesuai. Beberapa bidang kayak keuangan, pendidikan, kesehatan, produksi makanan, dan perhotelan butuh izin khusus setelah perusahaannya berdiri. Pastiin kamu paham apa jenis usaha yang kamu pilih butuh izin tambahan atau enggak, biar nggak ada masalah pas operasional nanti.
Baca Juga: Strategi Pemasaran Apartemen agar Laku Banyak dalam Waktu Singkat
4. Siapin Alamat Kantor yang Terdaftar di Singapura
Semua perusahaan di Singapura harus punya alamat kantor yang sah buat lokasi resmi perusahaan. Alamat ini bakal dipake buat surat-menyurat resmi sama pemerintah dan pihak lain. Kalau belum punya kantor fisik di Singapura, kamu bisa pakai layanan penyediaan alamat dari berbagai penyedia jasa.
Layanan ini biasanya ada biayanya per tahun dan ngebantu banget buat ekspatriat yang baru buka usaha. Alamat yang terdaftar ini harus ada di dokumen pendirian perusahaan dan bakal dicek sama ACRA. Pastiin alamatnya beneran ada, bukan cuma kotak pos, karena ACRA nggak nerima P.O. Box sebagai alamat terdaftar.
5. Daftarin Perusahaan ke ACRA
Kalau semua syarat udah lengkap, sekarang daftarin perusahaan ke Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA). Daftar bisa online lewat situs resmi ACRA. Kamu harus isi formulir, upload dokumen kayak paspor, bukti alamat, dan Anggaran Dasar perusahaan.
Biaya daftarnya sekitar S$300. Kalau pengajuan disetujui, kamu bakal dapat Unique Entity Number (UEN) buat nomor identifikasi resmi perusahaanmu. Proses ini biasanya selesai satu atau dua hari kerja kalau semua dokumen lengkap dan bener. UEN ini bakal kepake buat urusan bisnis kayak buka rekening bank, ngurus pajak, dan transaksi resmi lainnya.
6. Buka Rekening Bank Perusahaan
Abis perusahaan resmi terdaftar, langkah selanjutnya adalah buka rekening bank perusahaan di Singapura. Rekening ini penting buat misahin uang pribadi sama bisnis, juga biar gampang transaksi sama klien dan pemasok. Dokumen yang biasanya dibutuhin itu formulir buka rekening hingga catatan rapat direksi yang nyetujuin pembukaan rekening.
Buka rekening biasanya cepet, asal semua dokumen lengkap dan akurat. Beberapa bank mungkin minta kamu dateng langsung, ada juga yang bisa online. Abis rekening kebuka, kamu harus setor modal dasar perusahaan ke rekening itu. Pilih bank yang layanannya sesuai kebutuhan usahamu, kayak transfer internasional, internet banking, dan biaya administrasi yang murah.
7. Urus Visa Kerja Buat Operasional Usaha
Sebagai ekspatriat, kamu butuh visa kerja yang sesuai buat jalanin usaha di Singapura. Ada dua jenis visa utama: Employment Pass (EP) buat profesional dengan gaji minimal S$5.000 per bulan (S$5.500 buat sektor keuangan) dan S Pass buat pekerja terampil dengan gaji minimal S$3.150 per bulan. EP Pass lebih susah dapetnya tapi nggak ada batasan kuota. Sementara itu, S Pass lebih gampang tapi kuotanya terbatas tiap perusahaan.
Buat ngajuin EP Pass, kamu harus punya minimal gelar sarjana dan punya posisi yang butuh keahlian khusus atau manajerial. Biaya pengajuan EP Pass sekitar S$105 dengan biaya aktivasi S$255. Masa berlaku visanya pertama kali maksimal 2 tahun dan bisa diperpanjang sampai 3 tahun.
Baca Juga: Strategi Pemasaran Hotel untuk Meningkatkan Jumlah Pengunjung
8. Penuhi Kewajiban Pajak dan Laporannya
Singapura terkenal sama sistem pajaknya yang bagus, tarif pajak perusahaan cuma 17%, jauh lebih rendah dari negara lain. Kamu wajib daftarin perusahaan ke Inland Revenue Authority of Singapore (IRAS) buat dapat nomor pajak dan ngurus pembayaran pajak tahunan. Dengan berbagai cara buat kurangin pajak yang ada, tarif pajak efektifnya bisa kurang dari 10%.
Selain pajak, kamu juga wajib bikin laporan keuangan sesuai standar akuntansi Singapura. Perusahaan harus adain Rapat Umum Pemegang Saham tahunan pertama dalam waktu 18 bulan sejak berdiri. Kalau ngerasa susah ngatur pajak dan akuntansi, mendingan pakai jasa akuntan profesional yang punya izin biar semua kewajiban terpenuhi dengan bener dan tepat waktu.
Dengan ikutin langkah di atas, kamu bisa buka usaha kecil di Singapura dengan lancar dan nggak banyak masalah. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.
Download Aplikasi Transfez
Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Jack Finance juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!



