industri yang banyak menyerap tenaga kerja asing di Malaysia

Industri di Malaysia terus berkembang. Malaysia terus membetulkan ketidakseimbangan pasar tenaga kerja nasionalnya. Meski pemerintah menargetkan porsi pekerja asing turun ke 15 %, realitanya masih ada lebih dari 2,1 juta pekerja migran aktif.

Bagi kamu yang ingin berkarier di negeri Jiran, memahami industri mana yang paling “haus” talenta global menjadi langkah kunci untuk mempercepat proses visa dan negosiasi gaji. Berikut sepuluh sektor yang paling banyak merekrut tenaga kerja asing.

Analisis Sektor Dominan dan Peluang Karier Bagi Tenaga Kerja Internasional di Malaysia

Jenis Usaha Kecil di Malaysia 2

Keberagaman struktur ekonomi Malaysia menciptakan permintaan yang sangat besar terhadap tenaga kerja luar negeri. Sektor-sektor tertentu bahkan menjadi tulang punggung ekonomi nasional yang sangat bergantung pada kontribusi ekspatriat dan pekerja asing. Berikut adalah analisis mendalam mengenai sepuluh industri utama yang saat ini menjadi penyerap tenaga kerja asing terbesar dan memberikan peluang karier yang menjanjikan di Malaysia.

1. Manufaktur Elektronik & Semikonduktor 

Malaysia menempatkan diri sebagai hub chip Asia Tenggara. Sayangnya, industri ini kekurangan puluhan ribu insinyur dan teknisi setiap tahun. Perusahaan multinasional seperti Intel, Infineon hingga raksasa lokal di Penang rela menawarkan visa kerja berpola “fast-track”. Bahkan, ada paket relokasi keluarga demi memikatmu yang mahir desain IC, otomatisasi pabrik, atau manajemen kualitas. 

Bagi kamu, gaji awal insinyur desain bisa menembus RM8.000–RM12.000 per bulan dan melonjak drastis dengan pengalaman global. Selain pendapatan, industri ini memberi akses ke pelatihan bersertifikasi Arm, kolaborasi R&D internasional, serta kemungkinan rotasi ke pusat teknologi di Eropa atau AS.

2. Konstruksi & Infrastruktur 

Ledakan proyek transportasi publik, perumahan bersubsidi, dan infrastruktur pemerintah membuat sektor konstruksi tetap bergantung pada hampir 600 ribu pekerja asing . Mulai 2025, kuota hanya dibuka untuk proyek pemerintah strategis.

Jika kamu memiliki kompetensi “3D” (dirty, dangerous, difficult) plus sertifikat keselamatan CIDB, peluangmu sangat luas. Upah tukang las tersertifikasi berawal di RM18–RM24 per jam. Sedangkan site manager berpengalaman dapat mengantongi lebih dari RM10.000 per bulan.

3. Perkebunan Kelapa Sawit & Agribisnis 

Perkebunan sawit menjerit kekurangan 40 ribu pemanen buah segar. Hal ini menyebabkan potensi kerugian ekspor hingga RM7,9 miliar. Industri sangat mengandalkan pekerja dari Indonesia, Bangladesh, dan Nepal untuk pekerjaan panen manual yang tak diminati tenaga lokal. 

Kamu yang tahan bekerja di lapangan terbuka bisa memperoleh gaji bersih RM1.800–RM3.000 sebulan. Pemerintah juga tengah menguji mekanisasi dan kecerdasan buatan. Dengan begitu,  pekerja asing yang membawa keterampilan mekanik atau IoT akan semakin dihargai.

Baca Juga: 10 Pekerjaan dan Industri di Jerman dengan Permintaan Tinggi bagi Warga Non-Uni Eropa 

4. Kesehatan & Keperawatan 

Defisit perawat di Malaysia diproyeksikan mencapai 14 ribu orang hanya di sektor public. Sedangkan rumah sakit swasta masih kekurangan 9 ribu perawat hingga 2026. Kementerian Kesehatan telah membuka jalur perekrutan perawat asing dengan skema visa khusus sejak 2023. 

Bila kamu memiliki diploma keperawatan dan minimal dua tahun pengalaman. Rumah sakit akan membantu proses registrasi Lembaga Jururawat Malaysia serta menawarkan gaji RM3.500–RM5.500, diikuti tunjangan shift dan tiket pulang-kampung tahunan. Lingkungan kerja multibudaya juga mempercepat peningkatan keterampilan klinis dan bahasa.

5. Teknologi Informasi & Ekonomi Digital 

Ambisi Kuala Lumpur menjadi hub pusat data dan AI mendorong lonjakan permintaan developer, spesialis siber, dan arsitek cloud. Perusahaan digital bersedia mensponsori visa EP I untuk kandidat dengan gaji mulai RM7.000, jauh di atas rata-rata nasional. 

Bagi kamu yang menguasai Python, Go, atau keamanan Zero-Trust, ekosistem start-up di Cyberjaya dan Penang menyiapkan ruang kerja modern. Selain itu, pengalaman di Malaysia memudahkan penetrasi ke pasar ASEAN karena kesamaan bahasa bisnis dan kerangka regulasi regional.

6. Logistik & E-Commerce 

Boom e-commerce menuntut jaringan gudang, kurir, dan sopir truk kelas berat yang andal. Saat ini sektor logistik mempekerjakan hampir 400 ribu pekerja asing. Bahkan, terus membutuhkan tambahan kuota untuk posisi gudang serta pengemudi CE berlisensi . 

Kamu dengan SIM internasional kategori berat dapat menggenggam gaji bersih RM2.500–RM3.500 plus tunjangan harian perjalanan. Sementara itu, operator fulfillment center menawarkan jalur karier cepat ke posisi team-lead.

7. Hospitaliti, Restoran & Pariwisata 

Restoran dan hotel bangkit pesat pasca-pandemi, tetapi kekurangan 25 ribu pekerja mengancam kualitas layanan. Asosiasi restoran dan hotel kini melobi pemerintah agar perekrutan koki, barista, dan housekeeper asing dipermudah. 

Kamu yang memiliki pengalaman kuliner dapat memperoleh gaji RM2.500–RM4.500 disertai tip dan mess karyawan. Bagi manajer hotel bersertifikat, paket kompensasi bisa mencapai RM6.000–RM8.000 plus bonus kinerja.

8. Minyak, Gas & Energi Terbarukan 

Malaysia masih bergantung pada ekspor LNG dan minyak, namun kini juga menargetkan status hub energi terbarukan Asia Tenggara. Investasi baru di ladang angin lepas pantai dan proyek hidrogen hijau mendongkrak kebutuhan insinyur subsea, teknisi turbin, dan analis keberlanjutan.

Jika kamu memiliki sertifikasi HSE atau pengalaman proyek offshore, kontrak berjangka 28 hari-on/28 hari-off dengan gaji USD6.000–USD9.000 per putaran sangat lazim. Untuk energi hijau darat, gaji insinyur proyek berkisar RM7.000–RM10.000 dengan peluang saham proyek.

Baca Juga: 10 Sektor Ekonomi Inggris yang Paling Membuka Peluang bagi Pekerja Asing

9. Keuangan & Perbankan Islam 

Sebagai pusat keuangan Syariah global, Malaysia menanggung kekurangan profesional di Islamic finance, takaful, dan pasar modal Syariah. 76 % institusi keuangan mengaku kesulitan merekrut talenta tepat . Visa profesional (EP II) kerap disediakan untuk analis risiko, aktuaria, dan Syariah compliance officer berkualifikasi internasional. 

Bagi kamu yang sudah memegang sertifikasi AAOIFI atau CFA Islamic Finance, gaji awal di bank Syariah bisa mencapai RM8.000–RM12.000 per bulan plus bonus. Selain itu, pemerintah meluncurkan Future Skills Framework untuk mempermudah akreditasi kompetensi asing.

10. Pendidikan & Sekolah Internasional 

Ledakan jumlah sekolah internasional menyebabkan permintaan tinggi atas guru asing bersertifikat Cambridge, IB, atau AP. Selain guru, posisi kepala sekolah, konselor universitas, dan dosen asing untuk universitas cabang internasional juga banyak dicari. 

Kamu yang memegang PGCE atau lisensi mengajar ekuivalen bisa memperoleh gaji RM10.000–RM15.000 disertai subsidi perumahan dan tiket tahunan. Kerja di sektor ini menawarkan jadwal kalender global, kelas multicultural, serta akses mudah ke penelitian pendidikan Asia.

Sembilan belas dari setiap seratus pekerja di Malaysia masih berstatus asing. Angka ini menunjukkan kebutuhan kronis sekaligus peluang karier untukmu. Segera perbarui CV internasionalmu, lengkapi dokumen visa, dan jadilah bagian dari tulang punggung pertumbuhan ekonomi Malaysia berikutnya.  

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Jack Finance juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

google play store  350px appstore