cara buka usaha kecil di turki

Penasaran bagaimana cara buka usaha kecil di Turki khususnya untuk ekspatriat? Turki menempati posisi strategis sebagai penghubung Eropa Asia. Hal itu memberikan ekosistem bisnis yang kian pro-investasi dan pasar domestik yang besar. Jika kamu datang dari Indonesia dan ingin mendirikan usaha kecil, peluangnya terbuka lebar. Tentunya selama kamu memahami alur legal, memilih struktur usaha yang tepat, dan mengeksekusi strategi pasar secara disiplin.

Peta Jalan Strategis dan Prosedur Administratif Membangun Bisnis di Turki

Cara Buka Usaha Kecil di Turki

Memulai langkah kewirausahaan di Turki menuntut kombinasi antara kepatuhan hukum yang ketat dan strategi pemasaran yang fleksibel. Agar kamu tidak terjebak dalam kompleksitas birokrasi, berikut adalah panduan komprehensif yang merinci sembilan aspek krusial mulai dari legalitas izin tinggal hingga pengurusan lisensi operasional tingkat daerah yang wajib diketahui oleh setiap ekspatriat Indonesia sebelum meresmikan usahanya.

1. Pahami izin tinggal dan izin kerja sebelum memulai

Langkah pertama yang tidak bisa dinegosiasikan adalah status legal kamu di Turki. Untuk tinggal lebih dari 90 hari, kamu memerlukan izin tinggal (residence permit). Tipe izin tinggal jangka pendek dapat diajukan oleh orang asing yang akan membangun usaha atau menjalin hubungan bisnis di Turki melalui sistem e-residence resmi.

Agar bisa bekerja di perusahaanmu sendiri, diperlukan izin kerja yang diterbitkan Kementerian Tenaga Kerja. pengajuan biasanya dilakukan oleh pemberi kerja (perusahaanmu) dan mensyaratkan dasar izin tinggal yang sah.

2. Pilih bentuk badan usaha dan ketahui modal minimum terbaru

Sebagian besar ekspatriat memilih Limited Liability Company (Ltd. Şti.) karena strukturnya sederhana dan fleksibel untuk usaha kecil. Sejak 1 Januari 2024, modal disetor minimum untuk pendirian Ltd. Şti. dinaikkan menjadi TRY 50.000. Sedangkan untuk Joint-Stock Company (A.Ş.) menjadi TRY 250.000 (dan TRY 500.000 bagi non-publik dengan sistem modal terdaftar).

Kebijakan baru ini berlaku untuk perusahaan yang didirikan setelah tanggal tersebut. Sementara ketentuan transisi bagi perusahaan lama diatur lebih lanjut dalam pembaruan undang-undang. Dengan memahami ambang modal yang berlaku, kamu bisa menyiapkan permodalan realistis dan menghindari revisi berbiaya.

3. Validasi ide dan ukuran pasar secara data-driven

Sebelum mengikat biaya sewa, perekrutan, atau stok, pastikan ada bukti pasar. Turki sedang mengalami pertumbuhan pesat dalam perdagangan digital. Menurut Kementerian Perdagangan, volume e-commerce 2024 menembus angka triliunan lira dan terus meningkat.

Jika kamu bergerak di F&B, ritel, atau jasa kreatif, pertimbangkan strategi “online-first” atau omnichannel. Manfaatkan laporan resmi e-commerce dan berita ekonomi tepercaya untuk menakar momentum kategori produk, musim puncak, serta perilaku konsumen lintas kota.

Baca Juga: Rekomendasi Jenis Usaha Kecil di Malaysia yang Bisa Didirikan Oleh Ekspatriat 

4. Ikuti alur registrasi perusahaan melalui MERSİS dan Trade Registry

Turki menerapkan sistem “one‑stop” di Direktorat Pendaftaran Dagang (Trade Registry) yang memanfaatkan MERSİS (Central Registry Record System). Secara garis besar, alurnya mencakup: menyiapkan anggaran, mengunggah data ke MERSİS, menandatangani dokumen di hadapan pejabat notaris atau petugas Trade Registry, memperoleh nomor pajak potensial bagi pemegang saham asing, membayar 0,04% dari modal ke rekening Otoritas Persaingan, menyetor modal sesuai ketentuan (LLC boleh melunasi dalam 24 bulan), mendaftar di Trade Registry, serta mengumumkan pendirian di Commercial Registry Gazette.

Mengikuti urutan resmi ini akan mempercepat operasional. Setelah terdaftar, Trade Registry akan memberi tahu otoritas pajak dan lembaga jaminan sosial secara ex‑officio.

5. Urus kewajiban pajak dan jaminan sosial sejak hari pertama

Setelah sertifikat pendirian terbit, kamu perlu memastikan nomor identifikasi pajak aktif, buku legal tersertifikasi, dan aktivasi akun pajak daring untuk pelaporan. Invest in Turkiye menegaskan bahwa kantor pajak akan menerima notifikasi pendirian perusahaan dari Trade Registry. Namun, kamu tetap harus mengambil sertifikat registrasi pajak dan memastikan verifikasi alamat usaha. Untuk ketenagakerjaan, pendaftaran ke Social Security Institution (SGK) dan pelaporan tenaga kerja wajib dilakukan, termasuk jika kamu mempekerjakan warga asing berizin kerja.

6. Maksimalkan insentif dan dukungan UMKM (KOSGEB)

Sebagai pendiri usaha kecil, kamu layak memetakan skema bantuan pemerintah untuk modal kerja, sertifikasi, pelatihan wirausaha, hingga pengembangan ekspor. KOSGEB (otoritas dukungan UMKM) menyediakan berbagai program yang dapat diakses oleh pelaku usaha yang memenuhi syarat. Mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga bantuan pengembangan bisnis.

Informasi program dan pendaftaran tersedia di situs resmi KOSGEB serta kanal universitas/lembaga publik yang merangkum dukungan ini. Dengan mengintegrasikan insentif ke proyeksi keuangan, kamu bisa memperpanjang runway dan mempercepat break‑even.

7. Rancang pemasaran yang terlokalisasi dan patuh kanal digital utama

Untuk mempercepat akuisisi pelanggan, rakit strategi pemasaran yang memadukan SEO lokal, konten berbahasa Turki, dan kanal populer seperti Instagram serta marketplace/e‑commerce domestik. Pastikan materi promosi menegaskan proposisi nilai yang relevan bagi konsumen Turki. Gunakan momen musiman (misalnya kampanye akhir tahun) berdasarkan pola transaksi yang terekam pada laporan resmi e‑commerce.

Ukur seluruh aktivitas melalui metrik yang jelas. Mulai dari traffic, conversion rate, customer acquisition cost agar kamu bisa mengubah taktik dengan cepat. Jadikan data pada laporan Kementerian Perdagangan sebagai acuan tren, sehingga keputusan pemasaran lebih presisi dan hemat anggaran.

8. Penuhi kewajiban ketenagakerjaan

Registrasi SGK dan standar rekrutmen Bila mempekerjakan staf. Kamu harus mendaftarkan tempat kerja sebagai pemberi kerja (işyeri tescil) dan mengelola pelaporan kontribusi melalui e-SGK. Perusahaan wajib mematuhi aturan kesehatan dan keselamatan kerja, serta kontrak kerja sesuai hukum lokal.

Untuk ekspatriat yang menjadi pemilik/mitra dan ingin bekerja aktif, kebijakan penilaian izin kerja biasanya melihat kecukupan modal dan penyerapan tenaga kerja lokal (misalnya mempekerjakan sekurang-kurangnya lima warga Türkiye setelah bulan ke-6 izin). Rencanakan struktur tim sejak awal agar pengurusan izin berjalan lancar.

Baca Juga: Langkah Mudah Cara Buka Usaha Kecil di Thailand untuk Ekspatriat Pemula

9. Dapatkan izin operasional dari pemerintah daerah (belediye) Di banyak sektor

Selain pendirian perseroan, kamu juga membutuhkan Izin membuka dan menjalankan Usaha (İşyeri Açma ve Çalışma Ruhsatı) dari pemerintah kota/kabupaten setempat. Bagi WNA yang membuka usaha atas nama sendiri, setelah izin kerja terbit, kamu wajib mengajukan permohonan izin tempat usaha ke belediye terkait. Otoritas perizinan mengutamakan aspek kesehatan, keselamatan, lingkungan, dan tata ruang setempat.

Mendirikan usaha kecil di Turki akan terasa jauh lebih mudah jika kamu membangun fondasi legal dengan benar hingga mengeksekusi registrasi melalui MERSİS/Trade Registry secara tertib. Dengan pendekatan yang rapi dan konsisten, kamu bisa memposisikan bisnis sebagai pemain yang dipercaya pasar.

Download Aplikasi Transfez

Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Jack Finance juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang!

google play store  350px appstore